Habib Rizieq Shihab
Konflik Nikita Mirzani dengan Habib Rizieq Shihab Disorot Media Asing, Singgung Protokol Kesehatan
Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta juga dipanggil pihak Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan
Konflik Nikita Mirzani dengan Habib Rizieq Shihab Disorot Media Asing, Singgung Protokol Kesehatan
POS-KUPANG.COM - Kepulangan Habib Rizieq Shihab beberapa waktu lalu memunculkan polemik sebab telah menimbulkan kerumunan.
Selain penjemputannya di Bandara Soekarno Hatta, Rizieq Shihab dikecam sebab menggelar hajat yang dihadiri dibuan orang di tengah pandemi.
Akibat acara pernikahan putrinya, dua Kapolda bahkan dicopot dari jabatannya.
Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta juga dipanggil pihak Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan.
Anies dinilai lalai dalam menegakkan protokol kesehatan Covid-19.
Bukan hanya itu, kepulangan Rizieq Shihab juga memantik sentilan artis kontroversial Nikita Mirzani.
Nikita sempat menyebut "Habib tukang obat" yang menuai reaksi keras dari para pengikut Rizieq Shihab.
Bahkan perseteruan antara Nikita Mirzani dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) disorot media asing.
Media Hong Kong, South China Morning Post (SCMP) menyoroti Nikita yang melawan Rizieq atas pelanggaran aturan Covid-19.
SCMP memberikan artikel tersebut berjudul "Indonesian soap star Nikita takes on firebrand cleric Rizieq over Covid-19 rule flouting" yang diterbitkan pada 21 November 2020.
Dalam tulisannya, SCMP menyebut Rizieq memimpin pertemuan massa pengikutnya dengan mengabaikan protokol kesehatan.
"Perhaps most concerning, Rizieq, the leader of the Islamic Defenders Front, has presided over meetings of tens of thousands of his followers, ignoring health protocols in a country where there has been more than 488,000 infections and over 15,600 deaths.
(Mungkin yang paling memprihatinkan adalah Habib Rizieq, Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), telah memimpin pertemuan puluhan ribu pengikutnya, mengabaikan protokol kesehatan di negara dengan lebih dari 488.000 infeksi Covid-19 dan lebih dari 15.600 kematian)," tulis SCMP.
Nikita juga disebut membuat pengikut Rizieq marah dan mengancamnya mengirimkan 800 orang mengepung ke rumahnya.