Berita NTT Terkini
Masyarakat Membutuhkan Informasi dan Publikasi Hasil Pembangunan, Begini Kata Kepala BWS NT II
Tahun 2021 kita akan menerbitkan majalah secara permanen untuk memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat. Dengan adanya buletin ata
Penulis: Ferry Ndoen | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM-- Gencarnya pelaksanaan pembangunan oleh pemerintah dalam tahun anggaran (TA) 2020 namun jika tidak dibarengi pemberian informasi dan publikasi yang valid terkait pelaksanaan hasil pembangunan kepada masyarakat, maka pembangunan yang dilakukan dan dikerjakan pemerintah tak akan diketahui masyarakat.
Sementara di satu sisi, masyarakat pada akhirnya akan memanfaatkan serta merasakan hasil dari pembangunan itu sendiri. Karena pentingnya informasi dan publikasi pelaksanaan dan juga hasil pembangunan yang dikerjakan pemerintah simak penjelasan Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS) NT II, Ir. Agus Sosiawan, ME, saat diwawancarai Pos Kupang.Com, di kantornya, Rabu (25/11/2020).
Agus Sosiawan membenarkan pentingnya aspek informasi baik pelaksanaan pembangunan maupun hasil pembangunan yang sedang dan sudah dikerjakan pemerintah.
Agus saat diwawancarai didampingi Costandji Nait, SP, MT (Kasi Pelaksanaan) dan Willem Sidharno, ST, MT (Kasi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur SDA) lebih jauh menegaskan, BWS NT II sebagai perpanjangan tangan Kementerian PUPR Cg Ditjen Sumber Daya Air (pemerintah pusat) di NTT, tentu ingin bersinergi memberikan akses informasi dan juga publikasi pelaksanaan pembangunan serta hasil pelaksanaan pembangunan yang dikerjakan pemerintah kepada masyarakat.
"Muara pembangunan dari apa yang dikerjakan pemerintah tentu demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, akses informasi dan publikasi hasil pembangun sangat penting. Hal ini agar masyarakat bisa mengetahui bahkan mengikuti setiap derap laju pembangunan yang sedang dikerjakan pemerintah. Apalagi sekarang ini era transparansi dimana setiap derap pembangunan harus bisa diakses masyarakat," jelas Agus.
Namun Agus Sosiawan menegaskan, untuk memberikan informasi tentu ada tata aturan sehingga informasi yang dipublikasikan kepada masyarakat haruslah berasal dari sumber yang valid dan benar.
"Kita di BWS NT II tentu ingin menyampaikan satu informasi tertulis yang bisa disampaikan kepada masyarakat. Nantinya menjelang Hari Bakti Pekerjaan Umum (Harbak PU) tanggal 3 Desember 2020, kita akan menerbitkan semacam buletin atau majalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang apa yang sedang dan sudah dikerjakan pemerintah melalui BWS NT II," ujarnya.
Menurut AGus, buletin ini nantinya menjadi semacam cikal bakal menjadi majalah BWS NT II yang pada tahun 2021 akan diterbitkan rutin atau secara berkala tiga bulan sekali. Hal ini guna menyampaikan semua informasi berkaitan Info pelaksanaan lingkup BWS NT II.
"Harapan kami nantinya dalam satu tahun bisa diterbitkan majalah Info Balai untuk tiga bulanan guna bisa menyebarluaskan informasi kepada masyarakat NTT," tambah AGus.
Dengan adanya informasi publik melalui Info BWS NT II, lanjut dia, masyarakat bisa mengetahui dan memahami apa yang sudah dikerjakan dalam bidang sumber daya air oleh pemerintah melalui satker dan ppk yang ada lingkup BWS NT II.
Agus menyebut, sejumlah satker lingkup BWS NT II, yakni Satker AIr Baku dan AIr Tanah, Satker Sungai Pantai, Satker Bendungan, Satger Irigasi dan Rawa, Satker Operasi Pemeliharan serta Satker Balai.
"Tahun 2021 kita akan menerbitkan majalah secara permanen untuk memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat. Dengan adanya buletin atau majalah diharapkan akan ada umpan balik atau saran (in put) dari masyarakat yang akan menjadi pendorong dan bahan koreksi bagi unsur di BWS NT II. Terlebih menjadi penyemangat dalam bekerja sesuai tupoksi yang ada. Juga, akan ada umpan balik sehinga bisa memastikan informasi yang disampaikan valid dan sudah terverifikasi, bisa dipertanggungjawabkan," lanjutnya.
Selain itu, masyarakat bisa mendapatkan akses informasi yang benar dan tidak simpang siur. Pada akhirnya masyarakat bisa memahami pembangunan yang sedang atau yang akan dikerjakan pemerintah," paparnya.
Dengan adanya majalah, diharapkan terbangun komunikasi antara Balai sebagai penyelenggara kegiatan dengan masyarakat yang akan merasakan manfaat dari hasil yang dikerjakan bisa terwujud.
"Khusus jelang Harbak PU, kita akan terbitkan dulu buletin internal sebagai ajang ujicoba menuju penerbitan majalan Info Balai tahun depan," pungkasnya. (fen)
