Penanganan Covid

3 Dokter di Kota Kupang Positif Covid-19, Kasus Terus Meningkat

Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Kupang mencapai 362 kasus dengan 163 pasien dinyatakan sembuh

Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG/GECIO VIANA
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang NTT, dr Stef Soka 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Hingga Senin (23/11/2020), jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Kupang mencapai 362 kasus dengan 163 pasien dinyatakan sembuh, 14 pasien meninggal dan 185 yang dirawat saat ini. Dari total jumlah itu, sebanyak tiga di antaranya adalah Dokter.

Total angka kasus Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Timur menembus angka 971 kasus pada Senin (23/11/2020).

Berdasarkan data Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Provinsi NTT, kasus positif Covid-19 terbanyak terdapat di Kota Kupang.

Baca juga: Anggota Linmas di Desa Subun TTU Dapat Pembinaan dari Babinsa

"Di Kota Kupang, sudah ada tiga orang dokter yang terkonfirmasi positif Covid 19," ujar Ketua Ikatan Dokter Indonesia Provinsi NTT (IDI NTT), dr. Stefanus Dhesoka, Selasa (23/11/2020).

Ia menjelaskan dengan peningkatan eskalasi kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdampak pada meningkatnya orang yang memberikan pelayanan publik secara langsung baik tenaga medis termasuk dokter di dalamnya maupun non medis.

Baca juga: Hari Ini 10 Daerah di NTT Diprediksi Terjadi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

Harapannya, semua pemberi layanan yang secara langsung berhadapan dengan masyarakat khususnya para dokter untuk benar benar disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan di unit kerja masing masing dan disiplin menggunakan Alat Pelindung Diri sesuai dengan pedoman Kementerian Kesehatan atau yang berlaku di unit kerja masing masing.

"Saya juga berharap para dokter menjadi agen agen pemberi informasi yang benar tentang covid-19 serta menjadi penggerak protokol kesehatan dalam rangka penanggulangan Covid19 di lingkungan masing masing," katanya.

Para dokter, lanjut dr Stef, juga diharap tetap bekerja secara profesional dalam mencegah, melindungi dan mengobati masyarakat dalam kaitannya dengan Covid-19.

"Jangan terpengaruh dengan opini opini yang menyesatkan masyarakat ataupun melemahkan semangat para tenaga medis dan paramedis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (Laporan wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved