Selasa, 21 April 2026

Padi Sawah Milik Petani di Kabupate Nagekeo Terserang Hama

Wargapun sudah berusaha mencegah dengan menyemprot, tapi hingga kini serangan hama tersebut belum mampu diatasi dengan baik.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
Dok. Dinas Pertanian Nagekeo
Kondisi tanaman padi sawah yang terserang hama di Mbay Kabupaten Nagekeo, Senin (23/11/2020). 

Padi Sawah Milik Petani di Nagekeo Terserang Hama, Berikut Liputannya!

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Sejumlah warga Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa di Kabupaten Nagekeo mengeluhkan.

Pasalnya serangan hama pada tanaman padi mereka dalam sepekan terakhir sangat menjadi-jadi.

Wargapun sudah berusaha mencegah dengan menyemprot, tapi hingga kini serangan hama tersebut belum mampu diatasi dengan baik.

Petani berharap agar dinas terkait memperhatikan hal tersebut, sehingga petani tetap semangat untuk mengurus sawah tersebut.

Padi sawah tersebut padahal masih berusia satu bulan dan kini hama menyerang hampir semua tanama padi.

"Hari ini (kemarin-red) sudah kali keempat saya menyemprot hama tersebut dengan berbagai obat (insektisida/racun serangga). Obat yang kami gunakan berbagai merek, tapi hingga kini serangan hama tersebut belum juga berkurang ,” ujar warga Aeramo Matias Ray, kepada POS-KUPANG.COM, Senin (23/11/2020)0

Ia mengaku padi berusia satu bulan dengan luas lahan sekitar setengah hektar. Kondisi padi yang berusia baru satu bulan tersebut sudah menguning dan ada pula yang berwarna merah.

Ia mengaku belum ada petugas yang turun ke lokasi untuk melakukan pengamatan. Diharapkan agar petugas pertanian dapat ke lokasi untuk melihat langsung kondisinya.

"Kami tidak tahu harus bertanya kepada siapa, karena sampai sekarang belum ada petugas yang turun ke kawasan kami. Sehingga warga coba mengatasi serangan hama dengan berbagai merek obat,"ujarnya.

Ia menyebutkan hama tidak hanya menyerang padi miliknya tapi juga padi sawah milik orang lain di kawasan itu.

"Umur tanaman padi baru sekitar satu bulan. Jika hama ini tak bisa diatasi, besar kemungkinan padi yang sudah diserang tersebut akan mati dan areal sawah yang terserang dikhawatirkan meluas," tuturnya.

Petani lainnya, Abraham Tiba, mengaku hal yang sama. Padi disawahnya juga sudah diserang hama sehingga dirinya cemas.

"Padi itu kami tanam pada satu bulan yang lalu, sekarang daunnya sudah menguning. Kini serangan hama juga bertambah parah. Saya sudah menyemprotnya untuk mengatasi hama, tapi belum berhasil," ujarnya.

Ia mengaku, warga khawatir kondisi serupa terulang seperti tahun lalu. Karena memang pernah mengalami kejadian serupa dan akhirnya gagal panen akibat padi tidak jadi.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved