Breaking News:

Penanganan Covid 19

Herman Man: Ada Petugas Medis 3 Puskesmas Terkonfirmasi Positif Covid, Pemkot Kupang Lakukan Hal Ini

pemerintah Kota Kupang meminta semua petugas medis pada Puskesmas tersebut dilakukan swab.

POS-KUPANG.COM/YENI RACHMAWATI
Kondisi Puskesmas Oepoi pasca salah satu petugas medis terkonfirmasi Positif, Sabtu, 21/11/2020.  

Herman Man: Petugas Medis di 3 Puskesmas Terkonfirmasi Positif Covid, Pemkot Kupang Lakukan Hal Ini

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Para petugas medis pada 3 Puskesmas di Kota Kupang terkonfirmasi Positif Covid-19. Menanggapi kondisi tersebut pemerintah Kota Kupang meminta semua petugas medis pada Puskesmas tersebut dilakukan swab.

Demikian disampaikan Wakil Walikota Kupang, Herman Man, kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu, 21/11/2020.

" (Beberapa petugas pada) Tiga puskesmas yang dikatakan Positif, saya minta mereka swab semua petugas dan kita tutup. (Puskesmas) Oebobo, Oepoi dan Sikumana," jelasnya.

Tiga puskesmas tersebut, rencananya akan ditutup dan tidak melakukan pelayanan untuk sementara waktu. Oleh karena itu, kompensasinya, di puskesmas-puskesmas lain harus siap melakukan pelayanan.

Melihat situasi kasus Covid-19 di Kota Kupang yang semakin mengalami peningkatan, Herman Man meminta masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan.

Lebih lanjut dikatakan Herman, pihaknya akan  melakukan koordinasi dengan Kapolres Kupang Kota untuk menghentikan pelaksanaan pesta dan izin keramaian lainnya tidak lagi diberikan.

Pemerintah Kota Kupang, akan memperketat sosial distancing di wilayah Kota Kupang sambil mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Menindaklanjuti keputusan Kemendikbud terkait dibukanya sekolah tatap muka pada Januari 2021 mendatang, Wakil Walikota Kupang menegaskan bahwa, untuk daerah yang masih dalam zona merah tidak mungkin melakukan hal tersebut. 

Baca juga: Pemuda Katolik KOMDA NTT Diminta Wujudkan Ekonomi Masyarakat

Baca juga: KPU Malaka Mulai Tancap Gas Urus Logistik Pilkada 2020

Baca juga: Gugus Tugas Tunggu Hasil 44 Sampel SWAB

Ia juga mengakui tidak berani membuat pernyataan dalam merespon keputusan Kemendikbud . Tetapi masih menyesuaikan dengan kondisi kasus dan kesiapan masyarakat dalam menaati protokol kesehatan (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon)

Penulis: Dionisius Rebon
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved