Kamis, 9 April 2026

Kabupaten Belu Tambah Dua Kasus Positif Covid-19

ADYR melakukan perjalanan dari Jawa Tengah (Banjarnegara) 7 Oktober dan tiba di Atambua, Kabupaten Belu 9 November 2020.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
KADIS---Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, dr. Joice Manek 

Belu Tambah Dua Kasus Positif Covid-19

POS KUPANG.COM| ATAMBUA----Status terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Belu bertambah dua kasus hari ini. Total kasus positif Covid-19 sebanyak enam, tiga orang sembuh dan tiga orang menjalani isolasi mandiri.

Dua orang yang Terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini adalah pelaku perjalanan. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, dr. Joice Manek saat dikonfirmasi Pos Kupang.Com, Selasa (17/11/2020) malam. 

Menurut dr. Joice, pasien terkonfirmasi Covid-19 berinisial ADYR (23), domisili Desa Derokfaturene. Kronologisnya, ADYR melakukan perjalanan dari Jawa Tengah (Banjarnegara) 7 Oktober dan tiba di Atambua, Kabupaten Belu 9 November 2020.

Saat di Atambua, ADYR mengalami keluhan hilangnya indra penciuman, indra perasa dan batuk sehingga melakukan rapid test di Rumah Sakit Tentara 12 November 2020.

Hasil pemeriksaan non reaktif lalu dirujuk ke RSUD Mgr.Gabriel Manek, SVD Atambua untuk pengambilan sampel SWAB. Hasil SWAB dinyatakan positif. 

Malam ini kata, dr. Joice, ADYR akan dijemput petugas untuk dirawat di RSUD Atambua. 

Sedangkan satu pasien Terkonfirmasi Covid-19 berinisial VST menjalani isolasi mandiri wilayah Kabupaten Malaka. 

Dokter Joice mengatakan, Ny. VST  melakukan rapid test 6 November 2020 sebelum melakukan perjalanan dari Ambon menuju Atambua. Hasil rapid test non reaktif. Sehari kemudian, VST melakukan perjalanan dari Ambon ke Surabaya dan nginap semalam di Surabaya. VST melanjutkan perjalanan dari Surabaya ke Kupang dan berlanjut ke Malaka menggunakan travel. 

Ny.VST melakukan rapid test di Rumah Sakit Sito Husada Atambua 13 November 2020 dan hasilnya reaktif. Di tanggal yang sama VST dilakukan pengambilan sampel SWAB di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua. Setelah penggambilan sampel, VST kembali ke Malaka (Seon). 

Menurut dr. Joice, dirinya sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka untuk penanganan pasien yang bersangkutan. 

Sesuai data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu hingga Selasa, 17 November 2020 pukul 15:00 Wita menunjukkan pelaku perjalanan yang masih dalam pemantauan sebanyak 85 orang.

Sedangkan Kontak Erat dalam pemantauan sebanyak 36 orang, tersebar di Kecamatan Kakulumesak 1 orang, Kecamatan Kota Atambua 23 orang, Kecamatan Atambua Barat  7 orang, Kecamatan Atambua Selatan 4 orang, Kecamatan Tasifeto Barat  1 orang. 

Total sampel SWAB terkirim 195, hasilnya 189 negatif, 6 positif.

Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat. 

Baca juga: USAI Nonton Pertama Kali Video Syur Milik Gisel, Isi WA ke Mama Gempi Bocor, Nikita Mirzani Syok

Baca juga: KODE REDEEM FF 18 November 2020, Dapatkan Bundle Free Fire Terbaru Popstar By Night dari Garena!

Baca juga: Simak, Politeknik Pertanian Negeri Kupang Gelar Kegiatan Desiminasi Hasil Penelitian

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved