Breaking News:

Bendahara Siap Ganti Uang Masyarakat Desa Wolodhesa Yang Hilang

Theresia Pio, Bendahara di Desa Wolodhesa, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka telah bersedia mengembalikan uang milik warga

Bendahara Siap Ganti Uang Masyarakat Desa Wolodhesa Yang Hilang
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Pertemuan pengembalian uang desa yang hilang di Kantor Desa Wolodhesa, Kecamatan Mego, Sikka.

POS-KUPANG.COM | MAUMERE-Theresia Pio, Bendahara di Desa Wolodhesa, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka telah bersedia mengembalikan uang milik warga usai diambil di bank lalu ia saat berbelanja di toko.

Theresia pun telah menegaskan akan mengembalikan uang sebanyak RP 161.342.000.

Pada tahap pertama Theresia sudah menyiapkan Rp 50 juta dan sisanya akan ia lunasi.

Terkait raibnya uang warga Wolodhesa, pada tanggal 12 November 2020 lalu ada pembahasan ganti rugi dana desa yang hilang bertempat di Aula Kantor Desa Wolodesa. Pertemuan terkait pembahasan uang desa itu dipimpin oleh Kepala Desa Wolodhesa, Arnoldus Ndolu.

Baca juga: Wakil Bupati Kupang Lihat Kondisi Warga Beno

Hadir saat pertemuan itu, perwakilan masyarakat Desa Wolodhesa, Kapolsek Paga, Ipda Donatus Paru bersama Kasat Intelkam Polres Sikka, Ipda Eliazer A. Kalelado didampingi Kanit 2 Intelkam Polres Sikka, Aiptu Kadek Johan Abdi, KBO Sabhara Polres Sikka, Ipda Muhammad Dong, Ipda Chairil Safardi, Babinsa Wolodhesa, Sertu Sudin Pua Si serta satu Pleton Dalmas Polres Sikka dan Personil Polsek Paga hadir guna mengamankan jalannya pembahasan di Desa Wolodhesa.Pertemuan telah menghasilkan sebuah kesepakatan antara Kepala Desa Wolodhesa, Bendahara Desa Wolodhesa,dengan Perwakilan Masyarakat Desa Wolodhesa.

Baca juga: Simak, Polda NTT Gelar HUT Ke-75 Brimob Polri di Masa Pandemi Covid-19

Di mana bendahara telah menyiapkan Rp 50 juta guna mengembalikan uang milik warga.

Sedangkan sisanya akan dicicil sampai selesai.

Kasus dugaan pencurian uang di Kabupaten Sikka milik warga Desa Wolodhesa, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka belum terungkap siapa pelakunya.

Polres Sikka masih menyelidiki siapa pelakunya.

Jalannya proses hukum belum ada titik terang siapa pelaku yang mengasak uang dana desa RP 161.342.000 yang hilang saat dititipkan di tempat penitipan barang di Toko Rejeki, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Jumat (7/8/2020) siang.

Sebelumnya diberitakan, kasus pencurian uang kembali terjadi di SikkaKali ini, seorang ibu bernama Theresia Pio (30), warga Feondari, Dusun Wolomage, Desa Wolodhesa, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka mengalami nasib apes.Theresia siang itu, Jumat (7/8/2020) ingin berbelanja di Toko Rejeki, Jalan Raja Centis, Kelurahan Kota Baru, Maumere.Ketika mau berbelanja ia membawa tas ransel warna biru. Di dalam tas ransel itu berisi uang Rp 161.

342.000.Tas ransel berisi uang itu lalu dititipkan di tempat penitipan barang. Ia berbelanja di dalam toko. Habis belanja ketika mengambil tasnya ternyata sudah raib.Tas berisi uang digasak maling sehingga pun mengadu ke pemilik toko.Karena tidak ada kejelasan ia pun mengadukan kasus pencurian uang tersebut ke Polres Sikka usai nasib naas yang ia alami.Kasus pencurian di Toko Rejeki Maumere ini telah ditangani aparat Polres Sikka.

Yang mana Kapolre Sikka, AKBP Sajimin melalui Kasubag Humas Polres Sikka, AKP Kanisius Petrus membenarkan adanya kejadian tersebut saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (8/8/2020) pagi.Ia menjelaskan, kalau laporan Theresia sedang ditangani Unit Reskrim Polres Sikka. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved