Berita Heboh

Dengar Kasusnya akan Dibuka Kembali, Minta Tak Tebang Pilih, Rizieq Shihab Sebut REVOLUSI BERDARAH

Rizieq Shihab belum lama tiba di Indonesia. Tiba-tiba ia mendengar kabar kasusnya bakal dibuka kembali.

Editor: Benny Dasman
(TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq menyapa ribuan anggota FPI diiringi salawat seusai menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar terkait dugaan penghinaan Pancasila Kamis (12/1/2017). 

POS KUPANG, COM  JAKARTA - Rizieq Shihab belum lama tiba di Indonesia.

Tiba-tiba ia mendengar kabar kasusnya bakal dibuka kembali.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) ini pun menyindir sikap aparat penegak hukum

yang terkesan berusaha mencari-cari kesalahannya.

Habib Rizieq bahkan menyinggung soal revolusi berdarah terkait kasus hukum yang dinilai tidak adil.

Hal itu disampaikannya dalam unggahan kanal YouTube Front TV, Kamis (12/11/2020).

“Ini saya belum apa-apa. Nanti Habib Rizieq akan kita buka kasusnya.

Wah, ini apa-apaan, sudahlah.

Jangan buka kasus yang tidak ada,” kata Habib Rizieq.

"Kelompok yang tidak suka pemerintah digali-gali kesalahannya, diproses, sementara kelompok

yang menjilat dibiarkan mereka melakukan kesalahan.

Enggak boleh dibiarkan.

Ini bisa jadi bom waktu yang kapan saja bisa meledak," tambahnya.

Habib Rizieq pun mengatakan, apabila negara ini tak ingin ada revolusi yang

menyebabkan pertumpahan darah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved