Mari Longa Pejuang Ende Menurut Cerita Keturunannya (1)
mangat ketika diminta bercerita tentang Mari Longa. Ignasius mengatakan, ketika masih bayi, Mari Longa diberi nama Leba Longa.
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
Mari Longa Pejuang Ende Menurut Cerita Keturunannya (1)
POS-KUPANG.COM | ENDE -- Benteng Watunggere dan sebuah makam dari batu yang tersusun rapi di Desa Watunggere Marilonga, jejak sejarah perjuangan Marilonga, pejuang Ende, melawan penjajah.
Ada cukup banyak sumber tulisan cerita tentang Mari Longa. Namun kali ini kita akan menyimak, kisah tentang Mari Longa dari para keturunannya yang berdiam di Watungere.
Desa Watunggere Marilonga, cukup jauh dari kota Ende, butuh waktu kurang lebih dua jam lebih tiba di desa tersebut dari Kota Ende. Jangan kwatir, pemandangan alam sepanjang perjalanan memikat, sehingga tidak membosakan.
Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2020, POS-KUPANG.COM, mendatangi malam Marilonga. Tampak Ignasius Mbulu dan Anselmus Parera tengah duduk dekat malam Mari Longa.
Mereka bertiga bersama warga kampung, baru saja selesai mengikuti rangkaian upacara tabur bunga di makam Mari Longa oleh Bupati Ende Djafar Achmad, Dandim 1602 Ende Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna dan jajaran.
Alex Amar, wartawan Timor Ekspress (Timex) yang datang bersama POS-KUPANG.COM, membuka percakapan. "Bapa-bapa tolong cerita dulu tentang Mari Longa," kata Alex dengan santun.
Mereka bertiga tampak semangat ketika diminta bercerita tentang Mari Longa. Ignasius mengatakan, ketika masih bayi, Mari Longa diberi nama Leba Longa.
"Ketika berusia kurang lebih delapan tahun Leba Longa jatuh sakit. Namanya lalu diganti menjadi Mari Longa dan ia pun sembuh dari penyakitnya," kata Ignasius.
Belum lama bercerita, Ignasius dan Anselmus meminta salah seorang pemuda bernama Yohakim Edyson Sera, Edon biasa ia disapa. Edonlah yang menulis naskah cerita tentang Mari Longa. Kata Ignasius, cerita yang ditulis Edon dihimpun dari para keturunan Mari Longa.
Selang beberapa saat, Edon tiba. Sama seperti Ignasius dan Anselmus, Edon semangat ketika diminta bercerita tentang Mari Longa.
Edon mengatakan, naskah cerita tentang Mari Longa ada yang ia tulis tangan ada pula diketik. "Saya harap Mari Longa bisa dinobatkan jadi Pahlawan Nasional," kata Edon.
Edon menceritakan, Mari Longa lahir di Watungere tahun 1845. Ayah Mari Longa bernama Longa Rowa dan ibunya bernama Kemba Kore. Sejak kecil Mari Longa sudah belajar memanah dan berburu. Di usia remaja, Mari Longa mulai berkebun.
Mari Longa Punya Kesaktian
Edon menuturkan, Mari Longa dikenal sosok yang sangat berkharisma dan sakti. Sejak muda ia terlihat paling menonjol di antara pemuda-pemuda di kampungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/para-keturunan-mari-longa-pejuang-ende.jpg)