Empat Paslon Sumba Barat Desak Polres Tindak Tegas Pembuat Akun Palsu
pelaksanaan pilkada Sumba Barat dengan menyajikan postingan yang mendiskreditkan pasangan calon tertentu.
Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
Empat Paslon Sumba Barat Desak Polres Tindak Tegas Pembuat Akun Palsu
POS-KUPANG COM|TAMBOLAKA---Empat pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Sumba Barat periode 2020-2025 mendesak Polres Sumba Barat segera menindak tegas pembuat akun palsu yang mengganggu suasana pelaksanaan pilkada Sumba Barat dengan menyajikan postingan yang mendiskreditkan pasangan calon tertentu.
Tindakan hukum harus terlaksana demi menjaga suasana pilkada Sumba Barat tetap kondusif sekaligus memberi efek jerah terhadap pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya.
Demikian komentar tim sukses pasangan calon Yohanes Dade-John Lado Bora Kabba (paket John-John), Tanus Misi, tim sukses pasangan Marthen Ngailu Toni, S.P-Agustinus Bernadus Bora (Toni-Agus), tim sukses pasangan Drs.Agustinus Niga Dapawole-Gregorius HBL Pandango, S.E (Niga-Oris), Agustinus Maulana dan Daniel Bili, S.H-Timotius Tede Ragga , S Sos (Animo), Marthen Koli.
Menurut calon Bupati Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni, S.P, akun palsu itu tidak bagus, pengecut dan pecundang, rendahan serta hina, merusak persaudaraan dan tatanan demokrasi.
Menurutnya kritik itu merupakan obat demokrasi yang mujarab. Bila ingin mau menjadi ksatria terhormat, cerdas dan elegan maka hindarkan diri dari fitnah keji menggunakan akun palsu. Jadilah kritikus konstruktif dengan akun pribadi yg autentik.
Sementara itu Tanus Misi, Agus Maulana dan Marthen Koli, menegaskan, kehadiran akun palsu merusak citra demokrasi yang sedang berlangsung. Suasana pilkada menjadi tidak kondusif akibat ulah postingan para pelaku akun palsu. Hal itu karena postingan akun palsu itu telah menyerang privasi atau pribadi para kandidat. Perbuatan itu telah merugikan calon.
Karena itu empat calon itu mendesak Polres Sumba Barat segera menyelidiki, menangkap dan memproses hukum para pelaku akun palsu yang meresahkan masyarakat Sumba Barat. Sebab kalau hal itu dibiarkan dapat merusak suasana pilkada Sumba Barat kali ini.
Karena itu, tim sukses empat paslon menghimba
Baca juga: Ini Penjelasan Sekda Fansi Terhadap Menurunya Penerimaan Transfer Daerah ke Kabupaten Manggarai
Baca juga: Alasannya Terungkap, China Belum Beri Ucapan Selamat Kepada Joe Biden, SIMAK Penjelasannya
Baca juga: Kinerja Baik Pemda Manggarai, Tahun 2021 Tetap Dapat DID Rp 15 Miliar
u masyarakat Sumba Barat bijaksana menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya begitu saja terhadap postingan akuj palsu itu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)