Berita TTU Terkini
Proyek Sumur Bor di Puskesmas Bitefa-TTU Mubazir
Proyek sumur bor yang ada di Puskesmas Bitefa, di Desa Bitefa, Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mubasir
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi
POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Proyek sumur bor yang ada di Puskesmas Bitefa, di Desa Bitefa, Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mubazir. Pasalnya, proyek yang dikerjakan pada tahun 2019 lalu tersebut belum dapat digunakan hingga saat ini.
Salah seorang warga di Desa Bitefa, Yohanes Naihati mengaku, proyek sumur bor di Puskesmas Bitefa dilaksanakan pada tahun 2019 lalu. Namun sampai sekarang sumur tersebut tidak digunakan karena tidak ada air.
Dijelaskan Yohanes, semua fasilitas seperti meteran listrik sudah terpasang, namun sumur bor yang semulanya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih di Puskesmas Bitefa tersebut tetapi hingga kini belum menghasilkan air bersih.
"Sumur itu sama sekali tidak digunakan jadi dianggap mubasir. Untuk kebutuhan air bersih mereka ambil dari lokasi air umum warga di belakang Puskesmas yang sudah ada dari dulu. Air itu sebenarnya diperuntukkan kepada masyarakat tetapi mereka sabotase," ungkap Yohanes kepada Pos Kupang, Kamis (5/11/2020).
Yohanes mengatakan, karena sumur bor tersebut belum dapat menghasilkan air bersih, pihak puskesmas terpaksa mengambil sumber air milik warga sekitar. Bahkan, kata Yohanes, ada oknum pegawai puskesmas nakal yang sering memutuskan sambungan air ke rumah-rumah warga dan memfokuskan aliran air ke Puskesmas.
"Jadi kadang warga kesulitan karena air dialirkan ke Puskesmas lalu aliran menuju warga kemudian diputuskan. Kami minta pekerjaan ini perlu diselidiki aparat penegak hukum," tegasnya.
Yohanes berharap, kepada pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten TTU supaya segera memanggil kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut untuk bertanggung jawab dengan segera memperbaiki sumur bor tersebut.
"Sebagai warga kami tidak mengetahui apakah memang proyek itu sudah diserahterimakan atau belum tetapi kami meminta supaya kontraktor segera perbaiki proyek sumur bor itu," ujarnya. (mm)