James Adam Nilai Perlu Ada Perbaikan Struktur Ekonomi Sektor Investasi
properti dan ritel masih menjadi sektor yang menarik investor. Namun, sektor pariwisata masih menjadi primadona bagi investasi
Penulis: F Mariana Nuka | Editor: Rosalina Woso
James Adam Nilai Perlu Ada Perbaikan Struktur Ekonomi Sektor Investasi
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Realisasi investasi beberapa tahun terakhir berfluktuasi tapi cukup baik. Hal itu diungkapkan oleh Pengamat Ekonomi Regional NTT Dr James Adam, MBA kepada POS-KUPANG.COM, Senin (2/11/2020).
Realisasi investasi tahun 2017 sebesar Rp4,4 triliun dan Rp3,1 triliun pada tahun 2108.
Begitu pula tahun 2019 sekitar Rp4,6 triliun dan belum terdokumentasi pada tahun 2020. Ia menilai sektor perhotelan, properti dan ritel masih menjadi sektor yang menarik investor. Namun, sektor pariwisata masih menjadi primadona bagi investasi di NTT
"Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang makin tinggi kita memang membutuhkan struktur ekonomi dari sektor investasi yang perlu diperbaiki. Kendalanya banyak, yang paling dominan itu soal prosedur administrasi yang masih panjang akibat tidak siapnya aparat pemda dalam lini tertentu. Kendala lain yaitu soal tanah, air, dan suplai listrik," paparnya.
Baca juga: Indahnya Kebersamaan Subtema 1 Kunci Jawaban Tema 1 Kelas 4 SD Halaman 3 4 5 6 7 8 9 11 12 13 14 15
Baca juga: Dinyatakan Negatif Covid-19, Hari Ini MYS Direncanakan Akan Kembali ke Rumahnya di Lamba Leda
Baca juga: Naskah Setebal 1.187 Halaman, Presiden Joko Widodo Tandatangani UU Cipta Kerja, RESMI BERLAKU!
Menurutnya, Pemda perlu menyiapkan perangkat sistem dan SDM yang melayani khusus investor agar tidak rumit. Masyarakat NTT juga harus diberikan pemahaman tentang manfaat dan dampak investasi bagi daerah agar setiap ada investor, tidak terjadi konflik. Prosedur administrasi pun mesti disederhanakan.
"Yang penting tidak tabrak aturan dan track record investor juga harus diteliti supaya tahu pasti sepak terjangnya dan keberadaannya ke depan," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)