RS Siloam Terus Lakukan Koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang
Ketika ditanyai terkait mengapa dipulangkan jenazah sebelum hasilnya keluar, saat ini sedang dikoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan tim.
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Rosalina Woso
RS Silom Terus Lakukan Koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Jenazah terkonfirmsi Covid-19 yang dipulangkan oleh pihak RS Siloam menjadi polemik yang berangkai. Pasalnya kasus ini baru pertama kali terjadi di kota Kupang.
Untuk itu Dinas Kesehatan Kota Kupang menilai RS Siloam teledor dalam penanganan pasien yang dirawat di rumah sakitnya. Karena saat hasil swab keluar tetapi jenazah sudah pulang ke kediamannya di Kelurahan NBS.
Direktur Utama RS Siloam, Dr Hans Lie, keika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Selasa (2/11), pasien tersebut mendadak meninggal setelah diswab dan hasilnya belum keluar. Tetapi dalam penatalaksanaan semuanya sudah sesuai prosedur Covid-19, mulai dari layanan pasien sampai pasien tersebut meninggal.
Sampai saat ini, kata Dr Hans, pihaknya masih berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan dan juga tim lainnya.
Ketika ditanyai terkait mengapa dipulangkan jenazah sebelum hasilnya keluar, saat ini sedang dikoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan tim.
Baca juga: SIMAK Cara Ampuh Daftar & Lolos BLT UMKM Dapat Bantuan Dana Rp 2,4 Juta & Deadline Pendaftaran UMKM
Baca juga: Anda Sering Alami Nyeri Punggung? 7 Minyak Esensial Alami Ini Mampu Mengatasinya
Baca juga: Kadis Kesehatan Kota Kupang Nilai RS Ini Teledor Pulangkan Jenazah Positif Covid-19
"Itu sedang kita koordinasikan, soalnya saya juga sedang di luar kota," ujarnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Yeni Rachmawati, Yeni Rachmawati).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/direktur_20171103_171221.jpg)