Begini Cara Kelurahan TDM Menyadarkan Warga Untuk Patuhi Protokol Kesehatan
Di saat kerja bakti, suasana ceria dan keakraban tetap terasa. Dengan menggunakan masker, masih ada canda tawa diantara sesama mereka.
POS-KUPANG.COM - Pagi itu sekitar pukul 07.00 wita, warga yang berdomisili di wilayah RT 28 sudah berkumpul halaman di salah satu rumah di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM) Kecamatan Oebobo, Kota Kupang
Warga yang datang dengan membawa sapu lidi, parang, karung dan peralatan lainnya. Rupanya pada pagi itu akan dilakukan kerja bakti di wilayah perbatasan TDM dan Kayu Putih yakni di dalam kali yang menjadi pembatas
Warga yang datang tetap dengan menaati protokol kesehatan yakni menggunakan masker, mencuci tangan dan jaga jarak
Meskipun suasana akrab dan kekeluargaan sangat terasa dan tidak terhalang oleh pemakaian masker
Kerja bakti yang dibawah komando Lurah TDM, Imanuel Uly ini untuk pembersihan sampah serta pemberantasan jentik-jentik nyamuk DBD yang berada di dalam kali dan bantaran pinggiran kali tersebut
Baca juga: Lansia Semangkat Ikut Posyandu Lansia, Namun Tetap Ikut Protokol Kesehatan
Baca juga: Lansia Semangkat Ikut Posyandu Lansia, Namun Tetap Ikut Protokol Kesehatan
Sebelumnya menuju ke lokasi gotong royong Lurah TDM dengan gaya santai tapi serius menggunakan toa memberikan penyuluhan kepada warga agar tetap taat dalam protokol kesehatan.
Warga yang kebetulan melalui daerah tersebut juga dihimbau agar melakukan protokol kesehatan dari dalam dirinya sendiri.
Di saat kerja bakti, suasana ceria dan keakraban tetap terasa. Dengan menggunakan masker, masih ada canda tawa diantara sesama mereka.
Ada yang memotong dahan pada pohon di sekitar bantaran kali tersebut, ada yang menyapu, angkat sampah. Mereka tetap menggunakan masker hingga kerja bakti yang digelar pada 15 Oktober pagi itu selesai dilaksanakan.
Usai kerja bakti warga berkumpul kembali di salah satu halaman rumah untuk beristirahat sambil menikmati makanan lokal yang sudah disiapkan yakni jagung rebus, pisang rebus dan ubi rebus.
Salah satu warga, Yanto Hawai yang ditemui mengungkapkan, masker yang digunakan itu bukan saja untuk melindung warga dari penyebaran Covid-19 tapi juga melindungi mereka dari debu dan kotoran saat kerja bakti.
"Kami berterima kasih karena pak Lurah dan tim satgas selalu memberikan motivasi kepada warga untuk mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.
Lurah TDM selalu menunjukkan contoh dengan menggunakan masker setiap saat saat berada di tempat publik, berbicara dengan orang.
Tim satgas TDM sangat aktif dan Lurah karena warga selalu diingatkan untuk taat pada aturan protokol ksehatan dalam setiap kesempatan untuk taat protokol saat hajatan, kedukaan dan di dalam rumah ibadah
Mengenai tandon cuci tangan yang berada di wilayah publik, sampai saat ini tandon tersebut masih terus digunakan warga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kerja-bakti-tdm.jpg)