Warga Kabupaten Ende Waspada HIV/AIDS Sudah 308 Kasus, 132 Meninggal Dunia
Jumlah kasus HIV dan AIDS diperoleh dari mereka yang ditolong atau datang mencari pertolongan ke sarana pelayanan kesehatan.
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
Warga Ende Waspada HIV/AIDS Sudah 308 Kasus, 132 Meninggal Dunia
POS-KUPANG.COM | ENDE - Jumlah kasus HIV dan AIDS di Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdata hingga saat ini mencapai 308 kasus.
Dari 308 kasus, 132 diantaranya meninggal dunia. Untuk kasus AIDS sendiri hingga mencapal 225 kasus.
Jumlah kasus HIV dan AIDS diperoleh dari mereka yang ditolong atau datang mencari pertolongan ke sarana pelayanan kesehatan.
Bagaikan fenomena gunung es data kasus AIDS yang tercatat adalah puncak gunung es yang terlihat diatas permukaan air sedangkan badan gunung es bagian yang terbesar dari gunung tersebut belum nampak atau terdeteksi.
Demikian disampaikan oleh Falendrianus Antonius Raki selaku ketua panitia dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanggulangan AIDS di Kantor Bupati Ende, Senin (26/10/2020).
Menurut Antonius badan gunung es yakni mereka yang sudah terinfeksi tapi belum terdeteksi, berada di bawah permukaan air sehingga tidak terdeteksi.
"Mereka ini ada, hidup dan bergaul bersama kelompok masyarakat lain yang masih sehat. Karena sifat virus HIV memerlukan waktu 5 hingga 10 tahun untuk membuat pengidap HIV masuk
ke kondisi AIDS," ungkapnya.
Hal itu berarti sejumlah besar pengidap HlV ada di masyarakat dan terlihat normal tetapi berisiko menularkan virusnya kepada orang lain.
"Mereka tidak mencari pertolongan bahkan mungkin mereka tidak menyadari dirinya mengidap HIV," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Ende Djafar Achmad, mengatakan, bencana HIV/AIDS berpotensi besar jadi bom waktu.
"Jika tidak ditangani secara serius sejak dini, maka kasus HIV/AIDS di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) bisa meledak kapan saja," ungkapnya.
Penanganan kasus HIV AIDS di Ende, menurut Bupati Djafar harus benar-benar menjadi prioritas dan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan melibatkan semua komponen masyarakat.
Kepada peserta Rakor Bupati berharap untuk dapat terlibat secara aktif dalam kegiatan tersebut, dengan memberikan kontribusi positif berupa pemikiran dan ide-ide inovatif.
Baca juga: TKW Asal Matim Yang Terlantar Masih Ditampung di Shelter Human Trafficking Malaysia, Info
Baca juga: Bobotoh Persib dan Suporter Tim Lain Jangan Kecewa,Ini TANDA-Tanda Liga 1 Akan Digelar 1 November?
Baca juga: Pulang Patroli, Prajurit TNI Sambangi Kebun Sayur Mama Elina, Simak Info
Baca juga: Ini Kata-kata yang Menusuk Hati yang Diucapkan Ahok BTP Sebelum Ceraikan Veronica Tan, Bikin Sedih
Harapannya, melalui kegiatan Rakor tersebut menghasilkan keputusan maupun komitmen kerja inovatif terkait cara cepat dan efektif penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Ende.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rapat-koordinasi-dan-evaluasi-penanggulangan-aids.jpg)