Breaking News:

Berita Kupang Hari ini

Herman Herry Jaminan Diri untuk Penangguhan Jonas Salean

Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry, menjaminkan dirinya bagi Jonas Salean, mantan Wali Kota Kupang yang kini ditetapkan sebagai tersangka

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry saat menemui istri dan pendukung Jonas Salean di luar gerbang Kanwil Kemenkumham NTT usai rapat kerja pada Senin (26/10) sore. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry, menjaminkan dirinya bagi Jonas Salean, mantan Wali Kota Kupang yang kini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengalihan aset tanah Pemkot Kupang pada 2016.

Hal tersebut ditegaskan Herman Herry kepada istri dan para pendukung Jonas Salean di Gerbang Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) NTT. Saat itu, ia baru saja
hendak naik mobilnya usai rapat kerja bersama tim Komisi III DPR di Kantor Wilayah Kemenkumham NTT, Jalan WJ Lalamentik, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Senin (26/10/2020) sore.

Saat itu, politisi PDIP itu diberitahu oleh Kapolres Kupang Kota AKBP Satria Perdana PT Binti soal adanya massa pendukung Jonas Salean yang telah menunggu untuk bertemu dengan politisi kawakan itu.

Baca juga: Pemkab Belu Imbau Masyarakat Disiplin Laksanakan Protokol Kesehatan

Herman Herry saat itu langsung menyanggupi untuk bertemu massa yang telah menanti di luar gerbang Kanwil Kemenkumham NTT. Kepada Herman Herry, istri Jonas Salean, Resdiana Ndapamerang, meminta perhatian Ketua Komisi III DPR itu untuk kasus korupsi yang menjerat suaminya.

"Yang terhormat Bapak Ketua Komisi III, kami dari Bapa Jonas minta perhatian Bapak Ketua Komisi III dan anggota untuk permasalahan Bapak Jonas Salean yang sekarang berada di Rutan, yang sekarang ditahan Kejati dari tanggal 22 (22 Oktober 2020). Kami minta keadilan," ucap Resdiana kepada Herman Herry.

Baca juga: Satgas Covid-19 Sumba Barat Perketat Pengawasan 10 Pasien Positip Virus Corona

Terhadap permohonan tersebut, Herman Herry mengaku tidak dapat mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan.

"Dalam proses penegakkan hukum kami tidak akan mengintervensi. Biarlah ini berproses secara profesional sampai kepada pengadilan dan pengadilan yang menentukan," kata dia kepada istri dan pendukung Jonas Salean.

Namun demikian, ia menjamin akan meminta proses penegakkan hukum terhadap kasus tersebut dilaksanakan secara profesional dan berkeadilan. "Dalam proses penegakkan hukum, kami minta proses penegakkan hukum yang adil," ujarnya.

Politisi PDIP itu bahkan menegaskan kepada istri dan pendukung Jonas Salean bahwa ia bersedia menjadi jaminan untuk penangguhan penahanan Jonas yang kini masih terdaftar sebagai anggota DPRD NTT dan Ketua DPC Partai Golkar Kota Kupang.

"Karena yang bersangkutan dalam keadaan sakit, saya minta penangguhan penahanan. Saya sampaikan, saya siap jadi jaminan," tegas Herman Herry disambut sorak massa.

Pada kesempatan itu, pihak keluarga dan pendukung Jonas Salean juga memberi berkas yang berisi ungkapan hati kepada Ketua komisi III DPR RI itu. Usai menemui massa, Herman Herry kembali ke mobil yang diparkir di depan pintu Gedung Kantor Kanwil Kemenkumham NTT.

Massa yang berada di luar gerbang Kanwil Kemenkumham NTT tetap menyoraki politisi yang akrab disapa HH itu dalam keadaan aman. Puluhan anggota polisi dari Polres Kupang Kota tampak tetap mengawal dan mengamankan situasi tersebut. (hh)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved