Laut China Selatan

Laut China Selatan Makin Memanas, AS Terpaksa Pasang Rudal Hipersonik, Terima Tantangan Perang China

Baru-baru ini, Presiden China, Xi Jinping tengah mengobarkan semangat perang untuk melawan musuh-musuh yang dirasa telah mengganggu kedaulatan China.

Editor: Frans Krowin
via Kontan.co.id
Dua kapal perang jenis Destroyer milik China saat melakukan latihan. 

Laut China Selatan Makin Memanas, AS Terpaksa Pasang Rudal Hipersonik, Terima Tantangan Perang China

POS-KUPANG.COM - Saat-saat ini, isu Laut China Selatan semakin memanas. Kabar terbaru menyebutkan, isyarat untuk perang itu, kini makin terbuka.  

Salah satunya adalah pembuatan kapal induk terbaru untuk Angkatan Laut Tiongkok.

Bahkan pembuatan kapal berskala besar tersebut dimaksudkan untuk menandingi berbagai kapal perang canggih milik lawan.

Padahal hubungan antara China dengan Taiwan saat ini sedang memanas akibat perbedaan pendapat.

Hal itu disebut-sebut oleh pihak China sebagai provokasi dan telah menghina kedaulatan Tiongkok.

Baru-baru ini, Presiden China, Xi Jinping tengah mengobarkan semangat perang untuk melawan musuh-musuh yang dirasa telah mengganggu kedaulatan China.

Perhatian publik dunia pun kini tertuju pada dua negara yang memiliki armada perang cukup besar ini.

Sebab kedua belah pihak bisa jadi pemicu pecahnya perang dunia ketiga yang mungkin tak bisa dibendung oleh banyak pihak.

Salah satu indikasi perang akan segera meletus adalah rencana Angkatan Laut AS baru-baru ini.

Rencana tersebut berkaitan dengan usaha melengkapi sederet armada tempur milik Paman Sam dengan rudal hipersonik seri terbaru.

Bahkan rudal yang bertenaga nuklir ini diyakini mampu menjadi pemicu konflik di masa mendatang oleh banyak ahli.

Melansir dari Defense News, Penasihat Keamanan Nasional AS, Robert OBrien pada hari Rabu (21/10/2020) mengungkapkan armada kapal selam Virginia hingga sejumlah kapal perusak telah disiapkan.

Penyiapan tersebut untuk memasang rudal hipersonik itu ke armada-armada yang telah ditentukan tersebut.

"Kemampuan ini akan digunakan pertama kali di kapal selam kelas Virginia kami yang baru, serta kapal destroyer dari kelas Zumwalt. Kemudian, kapal destroyer kelas Arleigh Burke akan menyusul dalam penggunaan rudal hipersonik," ungkap O'Brien seperti dikutip Defense News.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved