Wabup Marianus Launching Kampung Literasi TBM Pelihara
Kampung Literasi bukan hanya slogan dari kementerian akan tetapi, memiliki makna bagaimana menggugah masyarakat
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
"Salah satunya, tahun 2019 kabupaten Nagekeo telah menggelar Festifal literasi dengan tujuan dari pelaksanaan Festival Literasi tersebut adalah memberikan motivasi kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nagekeo untuk giat membaca dan menumbuhkan semangat literasi demi peningkatan kualitas SDM," ujarnya.
Ia mengharapkan agar literasi mampu mendorong pengembangan ekonomi kreatif masyarakat Aeramo khususnya di Kabupaten Nagekeo dengan mengedepankan prinsip mencerdaskan anak bangsa.
Ia mengharapkan masyarakat Aeramo dan sekitar bisa memanfaatkan TBM Pelihara untuk akses membaca buku.
Sementara itu, Direktur PKBM Pelihara, Oskar Meta, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
Menurut Oskar kampung literasi digunakan untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki pengetahuan dan pemahaman yang luas.
Baca juga: COCOK Dishare WA hingga Facebook, 20 Kata-kata Mutiara Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2020
Baca juga: Kematian Babi di Ende Menurun Biosecurity Mesti Tetap Dijalankan
Baca juga: Di Sumba Timur - Sudah Zona Hijau, Gugus Tugas Tetap Pantau Pelaku Perjalanan
Ia menjelaskan Kampung Literasi dengan berbagai kegiatan yang berkesinambungan merupakan upaya untuk menjaga agar kegiatan literasi di masyarakat terus bergairah dan terus berkelanjutan.
Ia mengharapkan agar apa yang sudah mulai ini dapat menambah motivasi dan semangat untuk lebih giat lagi menggalakan atau mengkampanyekan gerakan literasi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/suasana-peresmian-kampung-literasi-tbm-pelihara.jpg)