Penanganan Covid
Pemkab Belu Siapkan Dana Rp 9 M Aktifkan Posko Pemantauan Covid-19
Pemkab Belu menyiapkan lagi anggaran sekitar Rp 9 M untuk mengaktifkan posko-posko penanganan Covid-19 di beberapa titik
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG.COM | ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) menyiapkan lagi anggaran sekitar Rp 9 M untuk mengaktifkan posko-posko penanganan Covid-19 di beberapa titik.
Hal ini disampaikan Pjs. Bupati Belu, Zakarias Moruk saat ditemui wartawan, Senin (19/10/2020). Dikatakannya, dalam rapat koordinasi Gugus Tugas diputuskan beberapa hal satu diantaranya adalah mengaktifkan kembali posko-posko pemantauan Covid-19 di Kabupaten Belu yang selama satu bulan tidak aktif.
Pengaktifan posko-posko pemantauan ini mengingat Kabupaten Belu sudah satu orang Terkonfirmasi Covid-19 dan grafiks kasus Covid-19 di NTT naik.
Baca juga: Bawaslu Kirim Surat ke Tim Kampanye Untuk Bersihkan APK
Menurut Pjs. Bupati Belu, pengaktifan posko-posko diperkirakan pekan depan setelah anggaran operasional sudah tersedia dan tertuang dalam buku APBD Perubahan.
"Untuk penanganan Covid-19, dukungan APBD total. Hanya saja waktu perubahan teman-teman tidak masukan lagi karena kasus Covid-19 di Kabupaten Belu belum menonjol. Untuk penambahan anggaran ini kita lakukan penyesuaian", pungkas Zaka Moruk.
Baca juga: TNI dan POLRI Harus Bersinergi Menjaga Stabilitas Keamanan
Zaka Moruk mengatakan, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat.
Menjaga jarak fisik dalam beraktivitas, menghindari kerumunan dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun di air mengalir/menggunakan Hand Sanitizer dan wajib menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah serta menjaga imun tubuh.
Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah Zona Merah agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas atau melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri.
Untuk diketahui, data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu hingga Selasa, (20/10/2020) menunjukkan, jumlah orang Terkonfirmasi Covid-19 masih satu orang yang adalah pelaku perjalanan dari Jakarta.
Untuk Kontak Erat (OTG) sebanyak 111 orang. Dari jumlah itu, yang masih dalam pemantauan 22 orang, tersebar di Kecamatan Kota Atambua 16 orang, Kecamatan Atambua Barat 2 orang, Kecamatan Atambua Selatan 3 orang, Kecamatan Tasifeto Barat 1 orang.
Total pelaku perjalanan 2.893 orang, yang selesai pemantauan 2.775 orang sedangkan dalam pemantauan 118 orang.
Hari ini juga telah dilakukan tes SWAB sebanyak 68 orang dan menunggu hasil dari Laboratorium Biomolekuler Kupang.
Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona. POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M:
Wajib memakai masker,
Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan
Wajib mencuci tangan dengan sabun. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/zakarias-moruk-meminta-masyarakat.jpg)