Breaking News:

Berita SoE Hari Ini

Komentar Bupati Tahun Terkait Bergabungnya 16 KK Ke Keluarga Nabuasa

Bupati TTS, Egusem Piether Tahun menyambut baik bergabungnya ke-16 KK yang sempat mendiami wilayah Besipae ke Keluarga Nabuasa

Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Bupati TTS, Egusem Piether Tahun 

POS-KUPANG. COM | SOE - Bupati TTS, Egusem Piether Tahun menyambut baik bergabungnya ke-16 KK yang sempat mendiami wilayah Besipae ke Keluarga Nabuasa dan menyatakan mendukung program Pemprov NTT di Besipae. Pemerintah dengan tangan terbuka menyambut ke-16 KK tersebut.

" Saya pantau terus kondisi di Besipae dan kita menyambut baik bergabungnya ke-16 KK ke keluarga Nabuasa dan sudah menyatakan sikap mendukung program Pemprov NTT di Besipae," ungkap Bupati Tahun.

Dirinya berharap, dengan bergabungnya ke-16 keluarga tersebut konflik Besipae akan segera selesai.

Baca juga: Delapan Pejabat Tinggi Pratama di Sumba Timur Tanda Tangan Perjanjian Kerja

" Kita berdoa agar masalah besipae bisa segera selesai," harapnya.

Ketua Komisi 1, DPRD TTS, Uksam Selan mengungkapkan hal senada. Dirinya menyambut baik bergabungnya ke-16 KK yang sempat mendiami wilayah Besipae ke Keluarga Nabuasa.

Dirinya mendorong pemerintah untuk menggunakan pendekatan persuasif guna menyelesaikan konflik Besipae.

Baca juga: Cegah Aksi Ilegal, Satgas Pamtas RI-RDTL Patroli Jalan Tikus

Pemerintah juga diminta untuk memberdayakan masyarakat Besipae dalam pelaksanaan program di Besipae.

"Ini merupakan langkah positif dalam tahapan penyelesaian masalah besipae. Kita dorong agar pendekatan persuasif yang digunakan untuk menyelesaikan konflik di Besipae. Kita juga berharap agar masyarakat Besipae bisa diberdayakan dalam pelaksanaan program pertanian dan peternakan di Besipae," pintanya saat dihubungi POS-KUPANG.COM, Rabu (21/10/2020).

Diberitakan sebelumnya, Sebanyak 16 KK yang mendiami wilayah Besipae dan sempat berkonflik dengan Pemprov NTT, saat ini telah menyatakan sikap mendukung program Pemprov NTT di Besipae dan bergabung dengan Keluarga Nabuasa selaku pemilik lahan Ulayat di wilayah tersebut.

Senin (19/10/2020) bertempat di Gereja Imanuel Maskolen, Desa Polo, Kecamatan Amanuban Selatan, ke-16 KK membuat surat pernyataan yang berisikan pernyataan sikap untuk bergabung dengan Keluarga Nabuasa dan mendukung program Pemprov NTT di Besipae.

Ke-16 KK tersebut juga menyatakan sikap untuk tidak terlibat dan menolak segala kegiatan yang dilakukan Ikatan Tokoh Adat Pencari Kebenaran dan Keadilan (ITA PKK) di Besipae yang hingga saat ini masih berkeras menolak kehadiran Pemprov NTT di Besipae.

Acara penandatanganan pernyataan sikap ke-16 ini dihadiri Kepala Kesbangpol Kabupaten TTS, Okto Nabuasa, Gustaf Nabuasa anak kandung dari Usif Pa'e, PR Nabuasa, Camat Amanuban Selatan, Jhon Asbanu, Kapolsek Amanuban Selatan Ipda I Made Wijaya, Nope Nabuasa, Usif Besi, Frans Nabuasa, Esaul Nabuasa dan beberapa tokoh masyarakat Amanuban Selatan lainnya.

Salah satu warga Besipae yang sudah bergabung dengan Kaluarga Nabuasa, Yakobus Sae (40) mengatakan, dirinya tulus untuk bergabung dengan Keluarga Nabuasa dan mendukung program Pemprov NTT di Besipae dan ada tekanan dari siapa pun.

Dirinya juga membenarkan jika Nabuasa merupakan Usif di wilayah tersebut dan pemilik lahan Ulayat di Amanuban Selatan termaksud Besipae. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved