Ternyata Australia Takut Indonesia Sejak Merdeka,Ini yang Diwaspadai Australia Meski Militernya Kuat
Letak geogafis yang bertetangga dengan Indonesia yang memiiki budaya dan poltiik yang tidak sama dengan Indonesia membuat negara ini pun ikut waspada
Ternyata Australia Takut Indonesia Sejak RI Merdeka, Ini yang Diwaspadai Australia Meski Militernya Kuat
POS KUPANG.COM -- Australia merupakan negara dengan penduduk keturunan Eropa yang berada di wilayah antara Pasifik dan Eropa
Letak geogafis yang bertetangga dengan Indonesia yang memiiki budaya dan poltiik yang tidak sama dengan Indonesia membuat negara ini pun ikut waspada dengan kemajuan ekonomi dan milter Indonesia
Bahkan negara kanguru ini sudah mewaspadai dan takut sejak Indonesia merdeka pada tahun 1945
Kemerdekaan Indonesia, menandakan bahwa NKRI adalah negara yang terbebas dari cegkeraman kolonialisme barat.
Hal itu ternyata menjadi kabar buruk bagi negeri tetangga Australia, seperti dalam tulisan The Strategist , yang mengulas, "Bisakah Indonesia Menjadi Ancaman Masa Depan Australia?".
Sejak kemerdekaan Indonesia di bawah pimpinan Presiden Soekarno , Indonesia berubah menjadi negara yang Anti-Barat.
Dikatakan dalam tulisan itu, rezim Soekarno pada awal tahun 1960-an, menjalankan pemerintahan yang memusuhi barat termasuk Australia saat itu.
Hal itupun menjadi ancaman besar bagi Australia, bahkan berlanjut hingga masa invasi Indonesia ke Timor Leste yang berakhir tahun 1999.
Baca juga: Ini Sosok Nathalie Holscher yang Dituduh Incar Harta Sule dengan Modus Jadi Kekasih
Baca juga: Intip Jet Pribadi Maia Estianty, Fasilitas Serba Mewah Milik Eks Dhani Bisa Terbang Keliling Dunia
Baca juga: China Bangun Kapal Induk Ketika,Niat Hancurkan Taiwan,Kalahkan Amerika dan Kuasai Laut China Selatan
Saat era Soekarno, Indonesia memiliki partai Komunis dengan jumlah massa terbesar di dunia, setelah China dan Uni Soviet.
Bahkan saat itu, Indonesia melancarkan serangan memusuhi Barat, melakukan konfrontasi dengan Malaysia dan Singapura, yang dibekingin Inggris dan Australia
Tak main-main Indonesia juga memiliki segudang peralatan tempur menakutkan yang dibeli dari Moskow pada masa itu.
Pada Masa Soekarno, Indonesia dibekali oleh Moskow dengan peralatan militer canggih yang jauh lebih baik daripada Australia.
Ini termasuk 25 pembom Badger, 68 pesawat tempur MiG, satu kapal penjelajah Sverdlov, 15 kapal perusak, dan 12 kapal selam kelas Whiskey.
Akibatnya, Australia memutuskan untuk memesan pesawat pengebom F-111 yang mampu melakukan misi pengeboman ke Jakarta dan kembali tanpa mengisi bahan bakar dari lapangan udara di utara Australia.