Sabtu, 11 April 2026

Edukasi Masyarakat, BI dan OJK Sinergi Gelar Sosialisasi Virtual

Tujuannya tak lain agar literasi terhadap keaslian uang rupiah diketahui oleh seluruh masyarakat NTT.

Penulis: F Mariana Nuka | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Kegiatan sosialisasi dilakukan melalui aplikasi zoom, Selasa (20/10/2020) pada pukul 14.00 hingga 15.30 Wita. 

Edukasi Masyarakat, BI dan OJK Sinergi Gelar Sosialisasi Virtual

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Guna menjalankan tugas edukasi kepada masyarakat, Bank Indonesia Kantor Perwakilan NTT bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan NTT menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi. Kegiatan tersebut dilakukan melalui aplikasi zoom, Selasa (20/10/2020) pada pukul 14.00 hingga 15.30 Wita.

Kepala BI KPw NTT I Nyoman Ariawan Atmaja melalui pesan whatsapp menjelaskan, ada dua bahan edukasi yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut. Pertama, tentang ciri-ciri keaslian uang rupiah yang juga telah sering dilakukan oleh BI KPw NTT. Tujuannya tak lain agar literasi terhadap keaslian uang rupiah diketahui oleh seluruh masyarakat NTT.

"Ini penting, karena keaslian uang akan menjadi pendorong bagaimana kita menghargai uang rupiah kita di Indonesia," katanya.

Selanjutnya, sosialisasi ciri-ciri keaslian uang juga menjadi bagian dari pemberantasan terhadap pemalsuan uang di Indonesia, khususnya NTT.

"Yang terpenting adalah bagaimana memperlakukan rupiah secara baik sehingga uang yang beredar di masyarakat itu adalah uang yang layak edar," ujarnya.

Sementara itu, sosialisasi uang peringatan kemerdekaan (UPK) 75 RI nantinya bertujuan agar bagaimana membangkitkan rasa kebanggaan kepada negara melalui peringatan 75 tahun. Peringatan itu menyangkut bagaimana berbangsa dan bernegara, sehingga rasa bangga itu harus tumbuh. NTT sendiri mendapatkan 900 ribu lembar UPK 75 Tahun RI. Oleh karena itu, Nyoman berharap seluruh lapisan masyarakat menukarkan uangnya untuk mendapatkan UPK 75 Tahun RI ini.

"Ini sebagai uang cetakan khusus dari BI dalam rangka peringatan kemerdekaan. Uang ini menggunakan durable paper, artinya tidak seperti uang kertas lainnya. Durable paper itu seperti uang kertas yang ada di Eropa dan Singapura; bagus dan berkualitas," beber Nyoman.

"Kami ingin membagi kebahagiaan kemerdekaan ini dengan seluruh lapisan masyarakat sehingga memiliki uang peringatan kemerdekaan 75 Tahun RI ini. Kebahagiaan ini harusnya menjadi bagian seluruh masyarakat. Tentunya ini menjadi koleksi masyarakat NTT yang akan diwariskan atau menjadi kebanggaan keluarga," papar Nyoman.

Narasumber pertama dalam kegiatan Sosialisasi ini adalah Erasmus Welhelmus Mooy selaku Kepala Unit Pengedaran Uang Rupiah (PUR) BI NTT. Nantinya, Erasmus akan membawakan materi tentang Ciri-ciri Keaslian Uang Rupiah dan Penerbitan Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI.

Selanjutnya, narasumber kedua adalah Dedi Safari Yapudin selaku Kepala Sub Bagian EPK OJK NTT. Dedi pun akan membawakan materi sosialisasi tentang Pengenalan OJK, Lembaga Jasa Keuangan, dan Mewaspadai Investasi Ilegal.

Baca juga: Sesaat Lagi Cair, GELOMBANG Kedua BLT BPJS Rp 1.2 Juta, Bank Pemerintah Cair Duluan dari Swasta?

Baca juga: Personel Satgas dan Warga Bantu Korban Kecelakaan Evakuasi ke Puskesmas

Kegiatan sosialisasi ini akan dimoderatori oleh Pimpinan Redaksi Harian Pagi Pos Kupang Hasyim Ashari.

Para peserta kegiatan bisa melakukan registrasi melalui http://tiny.cc/SosTimor. Para peserta pun bisa bergabung menggunakan meeting id 829 6615 3142 dengan passcode TIMOR. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved