Bendung Kambaniru di Sumba Timur Berkah Bagi Petani Mauliru
Bendung Kambaniru di Kabupaten Sumba Timur menjadi berkah bagi bagi petani di Mauliru, Kecamatan Kambera.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Bendung Kambaniru di Sumba Timur Berkah Bagi Petani Mauliru
POS-KUPANG.COM|WAINGAPU -- Bendung Kambaniru di Kabupaten Sumba Timur menjadi berkah bagi bagi petani di Mauliru, Kecamatan Kambera. Bendung ini dapat mengairi sejumlah persawahan di Kecamatan Kambera.
Pantauan POS-KUPANG.COM,Selasa (20/10/2020), debit air di bendung ini tidak mengalami pengurangan singnifikan, meski saat musim kemarau seperti sekarang ini.
Bendung yang dibangun tahun 1992 itu dengan memanfaatkan air dari beberapa sungai besar dan anak sungai. Bendung ini dapat mengairi 1440 ha lahan pertanian di wilayah Kambera dan juga persawahan di Kecamatan Pandawai.
Nampak air yang diairi ke areal persawahan baik di Mauliru dan di Pandawai cukup besar. Selain itu, dimanfaatkan oleh warga yang ada di Kelurahan Lambanapu,Malumbi, baik untuk kepentingan pertanian juga untuk mandi dan mencuci.
Beberapa petani Mauliru mengatakan, selama ini mereka mengusahakan lahan persawahan dengan memanfaatkan air dari Bendung Kambaniru.
"Dalam satu tahun, jika kita rajin tanam maka bisa panen padi sampai tiga kali," ujar Yulius Mehang, salah satu petani Mauliru.
Mehang mengatakan, untuk memaksimalkan potensi air yang ada,maka mereka harus menggunakan sarana pertanian seperti hand traktor.
"Kalau mau agar bisa maksimal dalam bertani padi supaya panennya bisa sampai tiga kali,maka harus ada sarana pertanian yang mendukung," katanya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur, Oktavianus Mb. Muku, S.P, M.Si mengatakan, potensi lahan pertanian khususnya di Mauliru cukup baik.
"Pemanfaatan air dari Bendung Kambaniru sudah bagus hanya saja perlu ada penataan pola tanam," kata Oktavianus.
Baca juga: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming ILC TV One Setahun Jokowi-Maruf: Dari Pandemi Sampai Demonstrasi
Baca juga: Doa Setelah Sholat Isya, Lafadz Dzikir Salat Isya hingga Wirid Setelah Sholat Fardhu dengan Artinya
Baca juga: BI dan OJK Lakukan Sosialisasi Ciri - Ciri Keaslian Uang, Waspada Investasi Ilegal
Baca juga: Terkait Laporan Dugaan Penghinaan Institusi oleh Anggota Korem,Bupati Alor Belum Dapat Dikonfirmasi
Dia mengakui, jika lahan persawahan itu dikelola dengan maksimal maka petani bisa panen tiga kali dalam satu tahun.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bendung-kambaniru-di-kabupaten-sumba-timur.jpg)