Tomas Perbatasan SBD-Sumba Barat Siap Jaga Keamanan Jelang Pilkada
siap menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pelaksanaan pilkada Kabupaten Sumba Barat tanggal 9 Desember 2020.
Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
Tomas Perbatasan SBD-Sumba Barat Siap Jaga Keamanan Jelang Pilkada, Info
POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK--Tokoh masyarakat Desa Weelima dan Desa Tema Tanah Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya yang mendiami daerah perbatasan Sumba Barat Daya dengan Kabupaten Sumba Barat menyatakan siap menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pelaksanaan pilkada Kabupaten Sumba Barat tanggal 9 Desember 2020.
Tokoh masyarakat kedua desa itu percaya suasana kondusif sebagaimana terjadi selama ini akan terus terpelihara bukan saja demi kepentingan kelancaran pelaksanaan pilkada Sumba Barat tetapi lebih daripada itu adalah demi kenyamanan hidup masyarakat kedua desa itu sendiri.
Tokoh masyarakat Desa Weelima dan Tema Tanah menyampaikan hal itu dalam pertemuan terbatas dengan Kanit I Polres Sumba Barat Daya, Bripka Thomas Kaza dan anggota Polres Sumba Barat Daya pada kegiatan cipta kondisi jelang pilkada serentak tahun 2020 secara terpisah di dua desa, Kamis (15/10) siang.
Demikian keterangan Kanit I Politik Polres Sumba Barat Daya, Bripka Thomas Kaza kepada POS-KUPANG.COM di Tambolaka, Senin (19/10/2020).
Ia menjelaskan, kehadiran di Desa Weelima dan Desa Weetanah adalah untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban yang selama ini berjalan kondusif dikedua desa itu tetap terpelihara baik dan tidak berubah akibat adanya pelaksanaan pilkada di kabupaten Sumba Barat.
Hal itu karena wilayah kedua desa tersebut berbatasan langsung dengan Kabupaten Sumba Barat.
Dirinya tidak ingin situasi pelaksanaan Pilkada Kabupaten Sumba Barat mempengaruhi kehidupan warga perbatasan kedua desa yang selama ini terpelihara baik.
Karenanya kedatangan kami kali ini adalah ingin bertemu bapa-bapa untuk mengetahui situasi keamanan
disini sekaligus mencari tahu apakah warga perbatasan sering mendapat kunjungan keluarga dari Sumba Barat.
Pihaknya sangat berharap warga perbatasan tidak terpengaruh ajakan warga Sumba Barat terlibat pada pilkada Sumba Barat tanggal 9 Desember 2020 mendatang.
Menanggapi hal itu Kepala Desa Weelima, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya, Yoseph Umbu Warata mengatakan situasi keamanan dan ketertiban di desanya hingga saat ini terkendali. Tidak ada situasi yang mengganggu kestabilan daerahnya.
Soal adanya riak-riak pilkada Sumba Barat, dirinya menyebut hal itu wajar saja. Namun hal itu tidak memberikan efek apapun bagi masyarakat desa itu walaupun dari sisi keluarga, banyak masyarakatnya memiliki hubungan kekerabatan dengan sejumlah warga di Sumba Barat.
"Kami disini masih aman. Soal pilkada memang kami tahu, tetapi kami sama sekali tidak tertarik. Benar ada keluarga kami disana tetapi kami tidak mengurusi hal itu. Rata-rata masyarakat kami disini mengurus hasil kebun ketimbang politik. Mereka sering datang ke sini tapi tidak pernah omong politik paling bahas urusan keluarga," katanya.
Lebih lanjut, Yoseph mengungkapkan, rata-rata masyarakat sini, sudah paham situasi rumit jelang pilkada sehingga memudahkannya membantu pihak Polres Sumba Barat Daya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan itu. Ia berharap kerjasama baik ini dapat terus terjalin pada masa mendatang.
Sementara itu secara terpisah Camat Wewewa Timur, Kabupateb Sumba Barat Daya, Arieyanto M. Danggaloma menyebutkan ada 8 desa di wilayah itu yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sumba
Barat yang tentunya terkena dampak saat pelaksanaan Pilkada Sumba Barat tanggal 9 Desember 2020.