Pjs Bupati Ngada Kunjungi PKBM Bravostart Mataloko, Yuk Simak

Dengan judul diskusi yaitu, peran pemerintah, keluarga, masyarakat dalam membangun budaya literasi sebagai kecakapan abad XXI.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/GORDI DONOFAN
Suasana kunjungan Pjs Bupati Ngada di PKBM Bravostart Mataloko Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada, Senin (19/20/2020). 

Pjs Bupati Ngada Kunjungi PKBM Bravostart Mataloko, Yuk Simak 

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Penjabat Bupati Ngada, Linus Lusi bersama rombongan mengunjungi Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Bravostart Mataloko di Kelurahan Mataloko Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada, Senin (19/10/2020).

Linus Lusi bersama rombongan tiba di halaman PKBM Bravostart Mataloko sekitar pukul 11.28 Wita.

Mereka disambut dengan sapaan adat dan pengalungan serta iringan tarian penjemputan yaitu Ja'i.

Bunyi gong gendang dimainkan oleh sejumlah orang tampak menyemarakan suasana pagi itu.

Mereka diterima oleh Direktur PKBM Bravostart Mataloko, Benediktus Lagho, guru-guru, warga PKBM, tokoh adat, tokoh masyarakat.

Kedatangan Linus Lusi bersama rombongan disana untuk mengikuti kegiatan Diskusi (Meda Mazi) dengan tema menguatkan literasi menyelamatkan bangsa.

Dengan judul diskusi yaitu, peran pemerintah, keluarga, masyarakat dalam membangun budaya literasi sebagai kecakapan abad XXI.

Hadir juga saat itu, Ketua Forum Taman Baca Masyarakat (FPBM) Provinsi NTT Polikarpus Do dan Sekertaris FTBM NTT, Lamber Hurek.

Pantauan POS-KUPANG.COM, para penari tampak berdiri menunggu dipinggir jalan depan halaman PKBM Bravostart Mataloko.

Mereka tampak mengenakan pakaian tarian lengkap, mereka semangat pagi itu.

Kegiatan tersebut dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Linus Lusi bersama rombongan usai diterima diarahkan mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh.

Baca juga: Pilkada Sumba Timur, Bawaslu Belum Terima Laporan Pelanggaran Kampanye, Info

Baca juga: Dapat Mobil Bekas Murah Dengan Harga Rp 40 Juta, Ini Jenis mobil dan Variannya

Baca juga: Kantor BPN NTT Tampak Sepi Saat di Geledah Tim Penyidik Kejati NTT

Baca juga: Polisi Sebut ASN yang Lakukan Persetubuhan Anak Dibawah Umur Karena Tak Bisa Kendalikan Nafsu

Setelah itu diarahkan menuju tempat yang telah disediakan oleh panitia. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan).

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved