Breaking News:

Presiden China Instruksikan Tentaranya Siap Perang, Tak Gubris Saksi Dunia,Taiwan & AS Jadi Sasaran

Militer China atau Tentara Pembebasan Rakayat kini dalam kondisi siaga tinggi. Semua pasukan tinggal menunggu perintah dari Beijing untuk memulai ser

via Intisaroi.grid.id
Presiden China, Xi Jinping saat menghadiri latihan militer di Laut China Selatan pada Kamis (13/4/20 

Presiden China Instruksikan Tentaranya Siap Perang, Tak Gubris Lagi Saksi Dunia, Taiwan dan AS Jadi Sasaran

POS KUPANG.COM -- Militer China atau Tentara Pembebasan Rakayat  kini dalam kondisi siaga tinggi. Semua pasukan tinggal menunggu perintah dari Beijing untuk memulai serangan ke Taiwan dan unit militer lain yang memantu Taiwan dalam hal ini Amerika

Presiden China, Xi Jinping sudah mengintruksikan semua tentaranya termasuk pasukan pendarat atau marinir untuk fokus pada perang yang akan terjadi kapan saja sesuai perintah Beijing

Dia Xi Jinping telah meminta pasukan untuk "mengerahkan semua pikiran dan energi (mereka) untuk mempersiapkan perang", yang dia sampaikan saat kunjungan ke pangkalan militer di provinsi selatan Guangdong pada Selasa (13/10/2020).

Kantor berita negara, Xinhua, melaporkan bahwa selama pemeriksaan Korps Marinir Tentara Pembebasan Rakyat di Kota Chaozhou, Xi mengatakan kepada tentara untuk "menjaga keadaan siaga tinggi" dan meminta mereka untuk "benar-benar setia, benar-benar murni, dan benar-benar dapat diandalkan."

Melansir CNN pada Rabu (14/10/2020), tujuan utama kunjungan Xi ke Guangdong adalah untuk menyampaikan pidato pada Rabu dalam memperingati 40 tahun Zona Ekonomi Khusus Shenzhen, yang didirikan pada 1980 untuk menarik modal asing dan memainkan peran penting dalam membantu ekonomi China menjadi yang terbesar kedua di dunia.

Baca juga: CHINA Panik, Kapal Perang AS Serobot Selat Taiwan, Negeri Panda Langsung Siaga Perang, Siap Serbu

Baca juga: Isi Hati Ariel NOAH dan Luna Maya Dibongkar Denny Darko, Sama-sama Suka Tapi Jaim Nyatakan CInta

Baca juga: Ruben Onsu Kerasukan hingga Muntah, Betrand Peto Ngamuk Hebat: Ngapain Masuk ke Ayah Saya, Setan!

Namun, kunjungan militer itu terjadi ketika ketegangan antara China dan Amerika Serikat masih berada pada titik tertinggi dalam beberapa dekade.

Beberapa pemicunya adalah ketidaksepakatan mengenai Taiwan, dan pandemi virus corona menciptakan perpecahan yang tajam antara Washington dan Beijing.

Gedung Putih memberi tahu Kongres AS pada Senin bahwa mereka berencana untuk melanjutkan penjualan 3 sistem senjata canggih ke Taiwan, menurut seorang ajudan kongres, termasuk Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS).

Beijing seketika merespons keras tindakan itu.

Halaman
12
Editor: Alfred Dama
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved