Public Service Pos Kupang
Penyelundupan di Wilayah Perbatasan
KAMI sering mendengar adanya penyelundupan di wilayah perbatasan NTT-Timor Leste, baik yang datang dari Indonesia
POS-KUPANG.COM - Selamat siang Pos Kupang. KAMI sering mendengar adanya penyelundupan di wilayah perbatasan NTT-Timor Leste, baik yang datang dari Indonesia berupa bahan bakar minyak (BBM) dan lain serta berbagai jenis barang dari Timor Leste.
Bahkan beberapa waktu lalu terjadi penyelundupan motor gede dari Timor Leste tetapi kasus tersebut akhirnya menguap begitu saja. Begitu juga dari Indonesia, aparat di perbatasan sudah sering menangkap atau menemukan ribuan liter BBM yang akan diselundupan ke Timor Leste.
Baca juga: Nasib Atletik NTT
Oleh karena kerap terjadinya penyelundupan maka kami sangat berharap agar sering dilakukan operasi di wilayah perbatasan Indonesia - Timor Leste. Hal ini untuk menekan terjadinya penyelundupan.
Terimakasih
A. Nahak
Warga Belu
Tanggapan
TNI Sweeping di Perbatasan Indonesai-Timor Leste
Beberapa hari lalu Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL melakukan sweeping di jalan lintas batas negara Indonesia dan Timor Leste, tepatnya di Dusun Aisik, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Rabu (14/10/2020).
Sweeping yang dilakukan personel Pos Damar Satgas Pamtas Yonif RK 744/SYB ini dalam rangka pencegahan peredaran barang-barang ilegal di wilayah perbatasan, satu di antaranya minum keras.
Sweeping itu dalam rangka mencegah peredaran barang-barang ilegal yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.
Baca juga: SIMAK YUK Skenario PT LIB, Jika Kompetisi Liga 1 Digelar 1 November 2020, INFO
Kegiatan sweeping ini untuk mencegah dan mengurangi peredaran barang-barang secara ilegal yang terjadi di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste termasuk minuman keras. Minuman keras yang beredar masuk maupun keluar secara ilegal sangat merugikan negara.
Selain merugikan negara, peredaran miras ilegal juga dapat berdampak negatif seperti munculnya berbagai macam tindak pidana kriminal.
Kegiatan sweeping dipimpin Wadanpos Damar Serda, Jalaludin Malik berserta lima orang personil Pos Damar. Dalam kegiatan sweeping yang berlangsung beberapa jam itu personel satgas tidak menemukan barang-barang ilegal.
Kegiatan sweeping akan terus dilakukan di wilayah perbatasan agar mencegah peredaran barang-barang ilegal. Pasalnya, jalur pelintasan yang berada di sepanjang perbatasan RI-RDTL sangat berpotensi terjadinya penyelundupan dan pelintas batas ilegal. (jen)
Dansatgas Yonif RK 744/SYB
Letkol (Inf) Alfat Denny Andrian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/penyelundupan-di-wilayah-perbatasan.jpg)