Berita Labuan Bajo Hari Ini
Masyarakat Diminta Tidak Sepelekan Protokol Kesehatan Dalam Pilkada Mabar
Masyarakat Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) diminta untuk tidak menyepelekan protokol kesehatan
Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Masyarakat Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) diminta untuk tidak menyepelekan protokol kesehatan, terlebih dalam penyelenggaraan Pilkada di daerah itu, Kamis (15/10/2020).
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, Yohanes Johan, Amd mengatakan, protokol kesehatan harus dijalankan demi mencegah penyebaran Covid-19.
Terlebih, lanjut dia, telah diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 44 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.
Baca juga: Kapolda NTT Jalin Silaturahmi Dengan Pimpinan Ormas di NTT, Ini Tujuannya
"Sehingga tidak dianggap sepele, aturan ini di buat untuk kebaikan kita," ujarnya.
Dikatakannya, saat ini dalam aspek pilkada, Bawaslu sudah melakukan simulasi dan melakukan pengawasan dalam hal aspek pengawasan.
Hal tersebut juga merupakan bagian dari penerapan atau mentaati peraturan bupati yang telah diterbitkan.
Baca juga: Gubernur NTT Panen Perdana Garam di Babau Kabupaten Kupang
"Untuk masyarakat umumnya, seperti di Kota Labuan Bajo, kami telah lakukan sosialisasi dan imbauan, kami pun bahkan lakukan operasi di lapangan, saat temukan warga yang tidak mengenakan masker, kami tetap sarankan untuk kenakan masker," paparnya.
Lebih lanjut, new normal yang saat ini dijalani masyarakat harus diikuti dengan kebiasaan menerapkan protokol kesehatan secara konsisten.
Masyarakat harus komitmen, sehingga pencegahan penyebaran Covid-19 dapat dilakukan secara kolektif.
"Bagi saya, new normal harus diikuti dengan new kultur, artinya prootap protokoler, pencegahan dan penanganan Covid-19 ini harus menjadi budaya, tidak harus dengan biaya atau yang, tapi dengan kesadaran," paparnya.
Menurutnya, masyarakat tidak boleh abai dan tidak menaati protokol kesehatan, terlebih dalam keadaan pemilu di Kabupaten Mabar.
"Saya imbau untuk taati protokol kesehatan apapun keadaannya, apalagi kita dalam kondisi pilkada yang notabene sudah punya jadwal untuk melakukan pengumpulan masa. Jadi, saya sangat mengharapkan yang menjalankan kegiatan itu tidak boleh mengabaikan protokol kesehatan Covid-19 itu," katanya.
Diberitakan sebelumnya, angka kasus positif Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), menunjukkan tren penurunan yang signifikan.
Hingga Kamis (15/10/2020), sebanyak 61 pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh.
Sementara itu, masih terdapat sebanyak 3 pasien positif Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri di kediamannya.