Pilkada Sumba Timur

Pilkada Sumba Timur - Kampanye Dua Paslon Masih Terpantau Aman

Bawaslu Sumba Timur memantau pelaksanaan kampanye dua pasangan calon ( Paslon) bupati dan wakil bupati masih berjalan aman

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Hina Mehang Patalu,S.E 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Bawaslu Sumba Timur memantau pelaksanaan kampanye dua pasangan calon ( Paslon) bupati dan wakil bupati masih berjalan aman, terutama dalam penerapan protokol kesehatan.

Meski begitu, Bawaslu akan bersikap tegas apabila ditemukan palson berkampanye tidak sesuai PKPU 13/2020

Hal ini disampaikan Kordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sumba Timur, Hina Mehang Patalu,S.E, Senin (12/10/2020).

Virus Corona Ubah Cara Kerja PNS

Menurut Mehang Patalu, kampanye paslon secara umum sudah dilakukan sejak tanggal 26 September 2020, namun di Sumba Timur terhitung baru dimulai sejak tanggal 2 Oktober 2020 dan sesuai pengawasan Bawaslu bahwa kampanye dua paslon telah sesuai PKPU No 13/2020.

"Kami terus melakukan pengawasan, di setiap kecamatan sampai desa dan kelurahan ada pengawas kami. Sampai saat ini terpantau masih berjalan aman sesuai aturan," kata Mehang Patalu.

Masyarakat Sumba Timur Diminta Waspada Pancaroba

Dijelaskan, pengawasan yang dilakukan, bahwa, kampanye paslon sudah sesuai PKPU dan taat prokotol Covid-19.

Dia mengakui, sebelumnya, Bawaslu Sumba Timur telah menyurati Paslon dan tim kampanye supaya dalam melakukan kampanye tetap mengikuti PKPU Nomor 13 Tahun 2020.

"Pada prinsipnya, kami telah sampaikan bahwa kampanye pilkada tahun 2020 ini berbeda dengan pilkada periode-periode terdahulu. Kami juga tidak segan-segan untuk bubarkan kampanye yang tidak sesuai PKPU 13/2020," katanya.

Sebelumnya juga Ketua Bawaslu Sumba Timur, Anwar Engga, S.E mengatakan, Bawaslu Sumba Timur akan membubarkan kampanye apabila tidak sesuai dengan protokol Covid-19 dan PKPU Nomor 13 Tahun 2020.

"Kiami siap awasi pelaksanaan kampanye paslon. Apabila dalam kampanye tidak menaati protokol kesehatan, maka kita akan bubarkan," kata Anwar. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved