HEBOH , Gedung DPR RI Masuk Situs Belanja Online, Dijual Murah , Siapapun Bisa Beli Termasuk Pelajar

Jagad dunia maya kembali dihebohkan dengan berita. Kali ini, sebuah situs online ternama kemasukan daftar penjuaklan online yang tidak main-main

Editor: Alfred Dama
KOMPAS/PRIYOMBODO
Suasana gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/5/2009). 

HEBOH , Gedung DPR RI Masuk Situs Belanja Online, Dijual Murah , Siapapun Bisa Beli Termasuk Pelajar

POS KUPANG.COM -- Jagad dunia maya kembali dihebohkan dengan berita. Kali ini, sebuah situs online ternama kemasukan daftar penjuaklan online yang tidak main-main

Gedung DPR RI yang sebelumnya menjadi saksi penetepan UU Cipta Kerja yang selanjutnya dotolak oleh buruh da mahasiswa dengan melakukan aksi demo dan perngrusakan fasilitas umum

Cara yang unik juga dilakukan yang bikin ngakak yaitu ada warga yang menjual gedung yang menjadi tempat anggota dewan dan pemerintah memutuskan UU Cipta Kerja tersebut

Harga yang dicantumkan pun  bikin senyum, bahkan pelajar setingkat SD pun bisa membeli gedung wakl rakyat itu

Jadi Publik kembali dibuat heboh dengan informasi yang beredar di situs belanja online.

Bukan perilah diskon barang atau hal lain, melainkan soal penjualan Gedung DPR/MPR RI.

Ya, hal tersebut pun sontak membuat banyak orang tertegun.

Ada Tato di Bagian Tersembunyi Nia Ramadhani, Sang Ibu Sampai Marah Besar pada Istri Ardie Bakrie

Konflik Vicky Prasetyo vs Angel Lelga Berlanjut, Ini Reaksi Sang Mantan Isatri yang Bisa Jadi TSK

Baca Juga: Rakyat Blingsatan Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang Disahkan Semalam hingga Serukan Mogok Nasional, Krisdayanti Pasang Senyum Manis di Gedung DPR: Pemerintah Pusat Akan Cari Solusi Terbaik untuk Semua

Penelusuran Kompas.com, Rabu (7/10/2020) di salah satu platform situs jual beli online Shopee, menunjukkan, gedung wakil rakyat itu dijual dengan harga berkisar Rp 5.000 hingga Rp 10.000.

Tertulis pula pada kolom deskripsi bahwa gedung itu dijual beserta anggota yang ada di dalamnya.

Tentu informasi ini tidaklah benar.

Banyak pihak yang menduga bahwa aksi ini merupakan bentuk kekesalan publik atas pengesahan UU Cipta Kerja di DPR dalam Rapat Paripurna, Senin (5/10/2020) lalu.

Padahal, semenjak digulirkan pertama kali, elemen masyarakat sipil sudah menolak produk hukum sapu jagat tersebut lantaran dinilai tidak berpihak pada buruh dan hanya menguntungkan pengusaha besar.Kompas.com berhasil mewawancarai pemilik akun di Shopee yang menjual Gedung DPR tersebut.

Akun itu bernama @jeylane.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved