HEBOH , Gedung DPR RI Masuk Situs Belanja Online, Dijual Murah , Siapapun Bisa Beli Termasuk Pelajar
Jagad dunia maya kembali dihebohkan dengan berita. Kali ini, sebuah situs online ternama kemasukan daftar penjuaklan online yang tidak main-main
HEBOH , Gedung DPR RI Masuk Situs Belanja Online, Dijual Murah , Siapapun Bisa Beli Termasuk Pelajar
POS KUPANG.COM -- Jagad dunia maya kembali dihebohkan dengan berita. Kali ini, sebuah situs online ternama kemasukan daftar penjuaklan online yang tidak main-main
Gedung DPR RI yang sebelumnya menjadi saksi penetepan UU Cipta Kerja yang selanjutnya dotolak oleh buruh da mahasiswa dengan melakukan aksi demo dan perngrusakan fasilitas umum
Cara yang unik juga dilakukan yang bikin ngakak yaitu ada warga yang menjual gedung yang menjadi tempat anggota dewan dan pemerintah memutuskan UU Cipta Kerja tersebut
Harga yang dicantumkan pun bikin senyum, bahkan pelajar setingkat SD pun bisa membeli gedung wakl rakyat itu
Jadi Publik kembali dibuat heboh dengan informasi yang beredar di situs belanja online.
Bukan perilah diskon barang atau hal lain, melainkan soal penjualan Gedung DPR/MPR RI.
Ya, hal tersebut pun sontak membuat banyak orang tertegun.
• Ada Tato di Bagian Tersembunyi Nia Ramadhani, Sang Ibu Sampai Marah Besar pada Istri Ardie Bakrie
• Konflik Vicky Prasetyo vs Angel Lelga Berlanjut, Ini Reaksi Sang Mantan Isatri yang Bisa Jadi TSK
Baca Juga: Rakyat Blingsatan Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang Disahkan Semalam hingga Serukan Mogok Nasional, Krisdayanti Pasang Senyum Manis di Gedung DPR: Pemerintah Pusat Akan Cari Solusi Terbaik untuk Semua
Penelusuran Kompas.com, Rabu (7/10/2020) di salah satu platform situs jual beli online Shopee, menunjukkan, gedung wakil rakyat itu dijual dengan harga berkisar Rp 5.000 hingga Rp 10.000.
Tertulis pula pada kolom deskripsi bahwa gedung itu dijual beserta anggota yang ada di dalamnya.
Tentu informasi ini tidaklah benar.
Banyak pihak yang menduga bahwa aksi ini merupakan bentuk kekesalan publik atas pengesahan UU Cipta Kerja di DPR dalam Rapat Paripurna, Senin (5/10/2020) lalu.
Padahal, semenjak digulirkan pertama kali, elemen masyarakat sipil sudah menolak produk hukum sapu jagat tersebut lantaran dinilai tidak berpihak pada buruh dan hanya menguntungkan pengusaha besar.Kompas.com berhasil mewawancarai pemilik akun di Shopee yang menjual Gedung DPR tersebut.
Akun itu bernama @jeylane.