Breaking News
Kamis, 11 Juni 2026

Mengoles Bawang Putih Pada Penis, Benarkah Akan Bertambah Besar?

Sejumlah pria cemas ukuran penisnya dianggap kecil karena khawatir tidak akan dapat memuaskan pasangannya. Ada yang mengoles bawang merah pada penis

Tayang:
Editor: Hermina Pello
Shutterstock
Ilustrasi bawang putih dan pisang 

Pasalnya kulit penis termasuk bagian kulit yang sensitif.

Menurut laporan kasus yang diterbitkan pada jurnal The British Media Journal, mengoleskan bawang putih mentah pada kulit dapat menyebabkan kulit terbakar dan reaksi alergi berupa dermatitis kontak (eksim).

Tidak hanya itu. Temuan pada riset yang dirilis pada jurnal Dermatology Reports menunjukkan, mengoles bawang putih mentah pada kulit dapat memicu biduran.

“Biang keladi” dari masalah kulit ini adalah dialil disulfida yang terkandung dalam bawang putih.

Penelitian lain yang dirilis pada jurnal Trends in Life Sciences mengungkap, dialil disulfida mampu memutuskan hubungan antarsel kulit.

Akibatnya dapat berupa kematian jaringan pada kulit.

Risiko akan semakin besar jika bawang putih dioles ke alat vital terus-menerus secara rutin dalam jangka waktu panjang.

Tidak Nyaman Dengan Bulu Kemaluan? Ini Cara Menghilangkan Tanpa Cukur

Khasiat bawang putih

Lantas jika cara memperbesar penis dengan bawang putih belum terbukti, adakah manfaat lain yang bisa didapat untuk kejantanan pria?

Bawang putih yang dioles ke alat vital tidak terbukti secara klinis mampu membesarkan penis. Namun, para pria tetap bisa mendapatkan manfaat bawang putih untuk kejantanan dan vitalitas seksual mereka.

Dengan catatan, bawang putih tidak dioles ke alat vital! Potensi manfaat bawang putih untuk kejantanan pria pernah dibuktikan oleh penelitian terbitan jurnal American Society of Andrology.

Penelitian ini menemukan, kandungan s-allyl cysteine dalam bawang putih dapat mengatasi disfungsi ereksi (impotensi), terutama pada penderita diabetes.

Alih-alih dioles ke alat vital, manfaat bawang putih untuk pria ini bisa didapat dengan mengonsumsinya.

Terbukti, kandungan tersebut dapat diserap tubuh dengan aman.

Diketahui pada pengidap diabetes, penis cenderung menghasilkan zat bernama reactive oxygen species akibat aktivitas berlebihan pada koenzim.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved