Pria Timor Leste Ini Nyaris Menjadi Pembunuh Brutal Di Inggris, Untung Temannya Datang Menghadang
Morgans mengatakan bahwa terdakwa berjalan "di tengah jalan" menuju kelompok lain dengan senjata sementara ada "perkelahian lain yang terjadi".
Dari penjelasan Morgans, diketahui bagaimana aksi Jose Da Costa digagalkan oleh teman-temannya.
Dia mengatakan teman-teman terdakwa mengintervensi dengan “bergulat dengannya” sebelum melucuti senjata terdakwa dan menyembunyikan senjata di bawah mobil.
Meski aksi pria itu telah dihentikan, namun polisi telah dipanggil dan tiba di lokasi kejadian segera setelah sebelumnya ditemukan pisau daging dan senjata lain.
Morgans mengatakan terdakwa ditangkap dan diinterogasi oleh polisi tetapi tidak ingat apapun tentang apa yang telah terjadi.
Da Costa, disebut berasal dari Timor Leste tetapi belakangan disebut dari Jalan Wellesley, Yarmouth, Inggris.
Ia muncul di pengadilan pada hari Selasa setelah sebelumnya mengakui memiliki pisau di depan umum.
Pengadilan menjatuhkan hukuman untuk Jose Da Costa dengan 12 bulan penjara.
Sementara itu, Hakim Andrew Shaw mengatakan pisau daging yang ditemukan oleh polisi adalah 'senjata yang sangat berbahaya' dan hanya hukuman tahanan yang dibenarkan.
"Kejahatan pisau dengan kekerasan semakin tidak terkendali di negara ini dan pengadilan tidak dapat mentolerir satu kelompok pria bersenjata yang mengejar kelompok kedua yang mungkin atau mungkin tidak bersenjata," katanya.
• Moeldoko Ingatkan KAMI: Jangan Coba-Coba Ganggu Stabilitas Politik Nasional, Semua Ada Risikonya!
• SOAL dan JAWABAN TVRI Jumat 2 Oktober 2020 Materi Bobo Cat Diary SD Kelas 1-3 SD, Belajar dari Rumah
“Pengadilan harus mengirimkan pesan bahwa tidak ada tempat untuk senjata seperti ini di jalan kita," imbuhnya.
Hakim juga menegaskan bahwa siapa saja yang membawa barang berbahaya itu akan dikirim ke penjara.
“Mereka yang membawa barang-barang seperti ini untuk mengancam, menakut-nakuti atau digunakan pasti akan dikirim ke penjara," katanya.
Sementara itu, Rob Pollington, memberikan pernyataan yang meringankan, mengatakan terdakwa memiliki karakter yang baik sebelumnya dan pelanggaran itu tampak 'di luar karakternya'.
Akibat dari hukuman 12 bulannya, Da Costa secara otomatis akan dipertimbangkan untuk dideportasi di akhir masa hukumannya, meskipun Hakim Shaw mengatakan itu akan menjadi keputusan Menteri Luar Negeri. (*)
Artikel ini telah tayang di Grid.ID: https://intisari.grid.id/read/032361114/pria-asal-timor-leste-buat-onar-dengan-pisau-daging-di-inggris?page=all