Presiden Jokowi Komit Penataan Labuan Bajo Selesai Tahun Depan

Gubernur VBL saat diwawancarai oleh media menyampaikan apreiasi yang tinggi kepada bapak presiden.

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
DOK HUMAS SETDA NTT
Presiden RI Jokowi saat kunjungan kerja Bandara Komodo Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Kamis (1/10). Presiden Jokowi didampingi Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Forkopimda. 

 
Presiden Jokowi Komit Penataan Labuan Bajo Selesai Tahun Depan

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Komitmen Presiden Jokowi menjadikan Labuan Bajo sebagai kawasan super prioritas atau super premium sungguh besar. 

Walaupun sebagian besar  anggaran negara  tersedot untuk penanganan pandemi Covid-19, namun pembangunan dan penataan kawasan wisata Labuan Bajo terus digenjot.

Dalam kurun waktu setahun terakhir, Jokowi telah melakukan kunjungan kerja sebanyak tiga kali ke Labuan Bajo yakni pada Juli 2019, Januari 2020 dan 1 Oktober 2020.

Tiba di Bandara Komodo dengan menggunakan pesawat kepresidenan pada Kamis (1/10), Presiden Jokowi disambut oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat di tangga pesawat. 

Kemudian, Presiden menuju Kampung Ujung, Waecicu dan Goa Batu Cermin untuk melakukan peninjauan pengerjaan penataan kawasan-kawasan tersebut.

Setelah itu,  Presiden memantau kelanjutan proyek pembangunan terminal multipurpose atau multifungsi Labuan Bajo dan selanjutnya memberikan bantuan modal kerja kepada 60 pelaku usaha mikro dan kecil.

Saat menyampaikan keterangan pers kepada para wartawan, Presiden menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan semua pekerjaan tersebut pada tahun 2021.

"Hari ini saya meninjau sekaligus mengontrol pembangunan di titik-titik kawasan  yang telah  direncanakan tahun lalu. Seperti yang kita lihat saat ini di kawasan Goa Batu Cermin dengan progres 47 persen. Penataan Kawasan Puncak Waringin yang dipakai untuk mendisplay handicraft prodak-prodak yang ada di NTT terutama tenun, ukiran dan lainya. Kemudian kawasan kampung ujung sampai ke kawasan Marina, yang akan kita tata trotoarnya termasuk pelabuhannya akan kita pindah ke Wae Kelambu. Kita harapkan penataan pertama selesai tahun 2020 dan penataan tahap dua selesai tahun 2021.Juga  kawasan Pulau Rinca  akan ditata sesuai  dengan alam yang ada di kawasan tersebut. Kawasan Labuan Bajo harus betul-betul menjadi  kawasan premium," jelas Presiden Jokowi

Turut hadir dalam kunjungan kerja yakni Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, dan Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana.

Pasca Kunjungan tersebut, Gubernur VBL saat diwawancarai oleh media menyampaikan apreiasi yang tinggi kepada bapak presiden.

Menurut Gubernur  langkah selanjutnya adalah  menyiapkan suplai chain untuk pangan dan aktivitas lainnya  agar memberikan efek ganda  kesejahteraan seluruh masyarakat NTT pada umumnya dan Pulau Flores khususnya.

"Tentunya atas nama masyarakat NTT,  kami sampaikan terimakasih kepada Bapak Presiden yang Top   Markotop (sangat luar biasa).

Selanjutnya Pemerintah daerah bersama stakeholder pembangunan terkait mesti menyiapkan jaringan suplainya untuk semua aspek pendukungnya misalkan kebutuhan pangan: sayuran, telor, daging dan ikan jangan datang dari luar pulau.

Kota Kupang Bertambah Enam Kasus Positif Covid-19, Waspada Kluster Perkantoran dan Perbankan

HASIL Undian Liga Champions 2020-2021 Inter Milan Grup B Bersama Madrid, MU dan Barcelona Berat!

Soal dan Jawaban TVRI Jumat 2 Oktober 2020 SD Kelas 1-3, Tugas Belajar TVRI Kelas 1 2 3 Hari Jumat

Jaringan suplainya harus dari dalam pulau agar kita tidak miskin dan  juga pastinya pembangunan di Manggarai Barat memberikan efek ganda bagi Pulau Flores sehingga pasti maju lebih pesat," ungkap Gubernur Viktor. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong ) 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved