Sabtu, 11 April 2026

LKP Mandala Jes Indo Gelar Seminar Teknologi Industri

Lembaga Kursus dan Pelatihan ( LKP) Mandala Jes Indo Menggelar seminar teknologi Industri bagi para akademisi di Kota Kupang

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Dionisius Rebon
Direktur Utama PT Mandala Jes Indo, Yohanes Jone ketika melakukan pose bersama para narasumber, Sabtu, 26/09/2020 

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Lembaga Kursus dan Pelatihan ( LKP) Mandala Jes Indo Menggelar seminar teknologi Industri bagi para akademisi di Kota Kupang. Kegiatan ini sebagai salah satu langkah membangkitkan semangat para engineering dalam menghadapi revolusi industri.

 Seminar bertajuk "Peranan Engineer Bidang Rekayasa Teknik dalam Mendukung Teknologi Industri 4.0" ini dilaksanakan di Hotel Amaris Kupang, pada Sabtu, 26/09/2020.

Dr Drs Zeth Sony Libing Jadi Penjabat Sementara Bupati Manggarai

 Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Pakar Geologi Lingkungan dan Mitigasi /Dirut PT Ercle Ressourscen dan depaterment Geologi UGM Yogyakarta, Dr. Arif Idrus M.T., B. Eng, Pakar Metalurgi/ Dosen teknik Pertambangan Undana Kupang, Dr Yusuf Rumbino, MT, Pakar Survey dan Geotek/Spv PT Adaro Indonesia, Muhamad Taufik Akbar, ST., M.T, Pakar Ekofisiologi dan Agroforestry/Dosen Prodi Kehutanan Undana, Norman Riwu Kaho, SP., M.Sc.

Seminar ini bertujuan untuk membagikan ilmu dan teknologi, mengkaji dan membahas topik dan isu perkembangan di NTT saat ini. Dengan demikian melalui kegiatan ini bisa melahirkan solusi mengenai konsep dan pengambilan langkah ke depan.

Pilkada Sumba Timur - Kapolres Sumba Timur Minta Masyarakat Jangan Sebar Hoaks

 Kepada POS-KUPANG.COM, Direktur Utama PT Mandala Jes Indo Yohanes Jone, S. T., M. T, mengatakan, LKP Mandala Jes Indo merupakan lembaga pendidikan non-formal yang mendapat izin dari menteri pendidikan nasional untuk mengembangkan sumber daya manusia.

 Motivasi lain yang menjadi landasan dilaksanakannya kegiatan tersebut, ujar Yohanes, yakni sumber daya manusia NTT membutuhkan LKP demi melahirkan akademisi-akademisi yang kompeten dalam bidang tersebut.

 Merujuk pada perkembangan diskusi-diskusi yang belum menuai jawab seputar dunia teknik dan industri modern menjadi alasan lain dilaksanakannya kegiatan ini.

 Ia menjelaskan, saat ini dunia telah memasuki era teknologi industri 4.0 (four zero).

"Sehingga kita berpikir bahwa sudah saatnya NTT harus menuju ke arah sana. Memang sudah berjalan namun ada beberapa hal yang perlu kita lihat kembali," ujarnya.

 Pertambangan di Provinsi NTT saat ini "masih tidur". Hal ini bisa terjadi karena belum ada kesiapan engineering maupun calon engineering dalam menghadapi perkembangan teknologi dan konsep.

 "Diskusi seperti ini bisa membangun semangat anak NTT khususnya engineering untuk lebih menyadari dan menggali potensi dalam diri. Kira-kira saya punya peran seperti apa," tambah Yonahes.

 Sejauh ini, ada banyak hal yang menjadi kendala lambannya perkembangan industri pertambangan di NTT. Namun hingga saat ini, belum ada solusi tepat yang bisa mengatasi persoalan tersebut.

 Menurut Yohanes, sampai detik ini potensi tambang di NTT masih terbuka lebar. Namun belum ada perubahan berarti dari potensi tersebut.

 LKP Mandala Jes Indo, bercita-cita menciptakan man power untuk dunia industri NTT dan Indonesia pada umumnya.

 Dia berharap, dengan seminar adanya kegiatan tersebut bisa membuka wawasan para calon engineering dan engineering agar membawa dampak positif di dunia pertambangan NTT. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved