Senin, 13 April 2026

Berita NTT terkini

Buce Ga Sebut FPRB Adalah Wadah Untuk Semua Pihak

Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Propinsi Nusa Tenggara Timur, Buce Ga mengatakan FPRB adalah wadah bagi semua pihak untuk b

Penulis: Ray Rebon | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
Ketua FPRB, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Buce Ga saat memimpin rapat dalam kegiatan mengatasi persoalan kekeringan di NTT, Kamis (24/09/2020), 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Propinsi Nusa Tenggara Timur, Buce Ga mengatakan FPRB adalah wadah bagi semua pihak untuk berikan sumbangan berpikir terkait dengan upaya penanggulangan resiko bencana.

"Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) NTT sebagai tempat bekumpulnya unsur-unsur pentahelix," ujarnya kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (24/09/2020).

Dikatakan Buce, FPRB sebagai wadah untuk berkumpulnya unsur-unsur pentahelix, agar semua bisa terkoordinir ide-ide, sehingga apabila memberikan masukan kepada pemerintah, tidak datang langsung hilang.

"Peran Forum PRB untuk beberapa konteks seperti memberikan pendampingan teknis kepada pemerintah saat lakukan penangan dilapangan," jelasnya

Ia menyampaikan, FPRB secara organisasi tidak terlalu banyak terlibat. Tetapi, anggota-anggotanya yang langsung bertindak dilapangan, atau tidak turun dilapangan sebagai FPRB, tetapi anggotanya yang langsung bertindak dengan rekomendasi yang telah dirumuskan secara bersama.

"Istilah waktu hitung di FPRB, Kami melepas pakaian kami semua, marilah kita bicara apa yang belum kita bicarakan, setelah itu kembali gunakan pakaian dan langsung bertidak, FPRB seperti ini sudah," kata Buce

FPRB sering berhadapan dengan masalah kekeringan. Tetapi kekeringan kali ini terjadi ditengah pandemi Covid-19. Tambahnya

"Saya berpikir, apapun program pendekatan yang ingin dilakukan untuk mengatasi kekeringan, itu harus mempertinggalkan semua protokol kesehatan, serta harus ada kebijakan khusus terkait dengan distribusi air," tuturnya

Karena hari ini, kata Buce, persoalan Covid-19, menuntut orang harus mencuci tangan gunakan sabun dan harus diair yang mengalir. Sedangkan melihat kondisi air saat ini dengan debit airnya menurun dan lain-lain.

Sehingga, menurut Buce, harus menjadi perhatian pemerintah dan semua pihak.

Belalang Kembara Serbu Dua Kecamatan di Sumba Timur - NTT, Ini yang Dilakukan Instansi Tekni

Bahkan kedepan apabila mengalami krisis air, pemerintah serta semua pihak, harus menemukan cara lain atau pendekatan lain untuk cara mencuci tangan saat kita kekurangan air ditengah pandemi Covid-19 ini. Tandasnya
(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)

Ketua FPRB, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Buce Ga saat memimpin rapat dalam kegiatan mengatasi persoalan kekeringan di NTT, Kamis (24/09/2020),
Ketua FPRB, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Buce Ga saat memimpin rapat dalam kegiatan mengatasi persoalan kekeringan di NTT, Kamis (24/09/2020), (POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)

bon

2 Lampiran

Sumber: Pos Kupang
Tags
FPRB
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved