Kamis, 7 Mei 2026

Google

Benyamin Sueb Tampil di Google Doodle Hari Ini Selasa 22 September 2020, Ada Apa? Ini Penjelasannya

Google Doodle menampilkan Benyamin Sueb untuk mengenang karya-karya sang legenda tersebut mulai masa kecilnya hingga di dunia film.

Tayang:
Editor: Bebet I Hidayat
Kolase Google
Benyamin Sueb Tampil di Google Doodle Hari Ini Selasa 22 September 2020, Ada Apa? Ini Penjelasannya 

POS-KUPANG.COM - Sang legenda seniman Betawi Benyamin Sueb tampil di Google Doodle hari ini Selasa 22 September 2020.

Google Doodle menampilkan Benyamin Sueb untuk mengenang karya-karya sang legenda tersebut mulai masa kecilnya hingga di dunia film.  

Munculnya almarhum Benyamin Sueb sebagai doodle di Google tak lama setelah film Benyamin Biang Kerok 2 diputar di platform digital Disney+ Hotstar, Jumat (18/9/2020).

Benyamin Sueb dikenal sebagai Artis atau aktor, pelawak, sutradara dan penyanyi legenda dari Betawi.

tribunnews
Benyamin Sueb, aktor asal Betawi yang multitalenta yng tampil di Google Doodle (Google/KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGI)

Semasa hidupnya, Benyamin Sueb menghasilkan lebih dari 75 album musik dan 53 judul Film.

Sejarah

Sejak kecil, Benyamin Sueb sudah merasakan getirnya kehidupan.

Bungsu delapan bersaudara pasangan Suaeb-Aisyah kehilangan sosok sang ayah sejak umur dua tahun.

Karena kondisi ekonomi keluarga yang tak menentu, si kocak Ben sejak umur tiga tahun diizinkan ngamen keliling kampung dan hasilnya buat biaya sekolah kakak-kakaknya.

Benyamin Sueb sering mengamen ke tetangga menyanyikan lagu Sunda Ujang-Ujang Nur sambil bergoyang badan.

Orang yang melihat aksinya menjadi tertawa lalu memberikannya recehan 5 sen dan sepotong kue sebagai imbalan.

Penampilan Ben kecil memang sudah beda, sifatnya yang jahil namun humoris membuat Ben disenangi teman-temannya.

tribunnews

Seniman yang lahir di Kemayoran, 5 Maret 1939 ini sudah terlihat bakatnya sejak anak-anak.

Bakat seninya tak lepas dari pengaruh sang kakek, dua engkong Benyamin Sueb yaitu Saiti, peniup klarinet dan Haji Ung pemain Dulmuluk, sebuah teater rakyat - menurunkan darah seni itu dan Haji Ung alias Jiung yang juga pemain teater rakyat pada zaman kolonial Belanda.

Saat kecil, bersama 7 kakak-kakaknya, Benyamin sempat membuat Orkes Kaleng.

Benyamin bersama saudara-saudaranya membuat alat-alat musik dari barang bekas.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved