WASPADA! Negosiasi Hasil Rapid Test Berujung Pelecehan Seksual Dan Pemerasan. Korban Trauma
Nasib naas menimpa seorang perempuan calon penumpang yang diduga mengalami pelecehan seksual di Bandara Soekarno-Hatta ketika melakukan rapid test
Hal itu membuat korban syok dan trauma.
"Saya nangis, Mas. Kaget," kata dia.
Kondisi bandara saat itu masih sepi. Waktu masih sekitar pukul 04.00 WIB.
Korban yang dalam keadaan syok, merasa tidak bisa melawan atau pun teriak meminta tolong.
• Empat Wanita Cantik Idol K-Pop Dapat Pelecehan Seksual dari Staf , Agensi Ungkap ini, Maaf?
Setelah tiba di Nias, LHI melaporkan kejadian yang dia alami ke polisi setempat. Namun polisi setempat menyarankan dia untuk melapor ke polisi di mana kejadian perkara berlangsung.
"Saya juga sudah telepon ke teman saya yang polisi," ujar dia.
Dia berharap bisa melakukan laporan kepolisian secara jarak jauh karena saat ini dirinya menetap di Bali. Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Alexander Yurikho mengatakan belum menerima laporan resmi tentang kasus itu hingga Jumat malam ini.
• Putuskan Hijrah, Terry Putri Justru Alamai Pelecehan Seksual Saat Dirinya Berhijab
"Belum ada yang melaporkan secara resmi ke pihak Polres Bandara Soekarno-Hatta," ujar dia.
Alex meminta pemilik akun Twitter yang menulis thread pelecehan seksual dan pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta membuat laporan secara resmi.
"Penyelidik Sat Reskrim Polresta Bandara Soetta tetap bergerak pada tahap penyelidikan, minimal untuk awal kami mohon pemilik akun dapat membuat laporan secara resmi," kata Alex.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta", Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2020/09/18/21192641/seorang-wanita-mengaku-alami-pelecehan-seksual-saat-rapid-test-di?page=all#page2
Editor : Egidius Patnistik