Pilkada Manggarai Barat
KPU Mabar Terima Hasil Tes Kesehatan 4 Bacalon Bupati dan Wabup, Ini Hasilnya
KPU Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), telah menerima hasil tes kesehatan dari 4 bakal calon bupati dan wakil bupati
Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), telah menerima hasil tes kesehatan dari 4 bakal calon bupati dan wakil bupati di kabupaten itu, Kamis (17/9/2020).
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Mabar, Krispianus Bheda Somerpes saat dihubungi per telepon pada Kamis malam.
"Untuk tes kesehatan dan narkoba sudah selesai, sebanyak 4 pasangan bacalon sudah kami terima dan sehat," ungkapnya diujung telepon seluler.
• Diduga Pengemudi Mabuk, Mobil Minibus Laka Tunggal di Jalan Trans Lembata, Satu Meninggal Dunia
Lebih lanjut, pihak KPU pada 16 September 2020 lalu telah menerima berkas perbaikan syarat calon untuk semua bacalon, dan dinyatakan diterima.
"Karena mereka telah menyerahkan ke KPU berdasarkan dokumen perbaikan yang sebelumnya sudah kami serahkan kepada mereka," paparnya.
• BMKG : Ende Awas Kekeringan Metereologis PDAM Jamin Dua Bulan Masih Aman
Selanjutnya, kata dia, KPU Kabupaten Mabar akan melakukan verifikasi tahap 2 terhadap perbaikan dokumen yang diberikan.
"Mulai berlaku sejak tanggal penyerahan dokumen penyerahan hingga tanggal 22 September 2020, kami melakukan verifikasi terhadap dokumen mereka, apakah absah atau tidak. Kemudian pada saat yang sama kami akan terbitkan pengumuman di laman website untuk meminta tanggapan dan masukan dari masyarakat terkait dokumen perbaikan syarat calon. Ada 16 syarat calon yang harus diperbaiki kemarin dan itu yang kami umumkan," jelasnya.
Selain itu, pihaknya memberikan apresiasi kepada bacalon, parpol atau gabungan parpol yang melalui masing-masing tim penghubung yang telah bekerja dengan cepat dan tepat sesuai dengan tahapan yang dijadwalkan.
"Perbaikan, persyaratan dokumen dan konsultasi dan lainnya telah mereka lakukan juga," ujarnya.
Apresiasi juga diberikan kepada masyarakat yang telah memberikan catatan kritis baik melalui media sosial, pengaduan maupun surat terbuka.
"Memberikan pengawasan kepada KPU agar teliti, cermat dan profesional memberikan penilaian terhadap bacalon bupati dan wakil bupati Mabar 2020," ungkapnya.
Pihaknya pun berharap agar tahapan pilkada Mabar yang tengah berlangsung dapat berjalan dengan kondusif dan dukungan semua elemen kepada KPU Kabupaten Mabar.
"Kita memasuki tahapan penting di mana akan menetapkan calon bupati pada 23 September 2020 nanti, kami berharap situasi keamanan, trust kepada KPU tetap dijaga publik dan bacalon. KPU akan bekerja sesuai regulasi dan peraturan perundang-undangan baik UU nomor 10 tahun 2016 hingga turunannya," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)