Hanura TTS Bangun Rumah Ruth Tafui
Masih ingat Ruth Tafui, warga Desa Noinbila, Kecamatan Mollo Selatan yang sempat viral di media sosial lantaran dikunjungi Bupati TTS
Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | SOE - Masih ingat Ruth Tafui, warga Desa Noinbila, Kecamatan Mollo Selatan yang sempat viral di media sosial lantaran dikunjungi Bupati TTS, Egusem Piether Tahun bersama para kepala organisasi perangkat daerah pada April lalu?
Ruth dikunjungi lantaran hidup di dalam gubuk tua yang sudah reot. Ruth yang sudah menjanda, tinggal di rumah berlantai tanah bersama seorang cucunya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.
Saat dikunjungi Bupati Tahun, Ruth sempat dijanjikan akan dicarikan tanah dan dibantu untuk membangun rumah yang lebih layak.
• Kuatkan Silaturahmi, Pimpinan DPRD TTS Kunjungi Pos Kupang
Pasalnya tanah yang saat ini ditempatinnya masuk dalam kawasan hutan. Ruth juga dijanjikan akan diprioritaskan masuk sebagai penerima BLT sebagai dampak Covid 19.
Tak sampai disitu, Bupati Tahun juga menjanjikan akan memfasilitasi Ruth guna pembuatan dokumen kependudukan.
Namun sayangnya empat bulan berselang, semua janji tersebut belum ada yang ditepati. Ruth masih tinggal di rumah gubuknya. BLT pun belum menyentuhnya.
• Cegah Penyebaran Covid-19, Masyarakat Sikka Jangan Lalai dan Masa Bodoh
Bantuan pembangunan rumah layak huni justru datang dari DPC Hanura Kabupaten TTS. Saat ini batu karang dan pasir sudah diturunkan di halaman rumah Ruth.
Ruth mengaku, bahagia karena bantuan rumah layak huni yang diimpikanmya akhirnya bisa segera terealisasi.
" Dari Hanura yang mau bantu saya bangun rumah layak huni. Mereka sudah kasih turun batu dan pasir," ungkap Ruth saat ditemui POS-KUPANG.COM, Kamis (17/9/2020) siang di kediamannya.
Ketua DPC Hanura Kabupaten TTS, Marthen Tualaka membenarkan jika Hanura telah berkomitmen untuk membantu Ruth Tafui guna mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.
Hanura berencana membangun rumah sehat untuk Ruth dan sang cucu. Uang untuk membangun rumah sehat tersebut bersumber dari kontribusi fraksi.
" Kita sudah survei rumah nenek Ruth dan sudah ada bahan bangunan yang kita turunkan. Paling lambat pekan depan sudah kita lakukan peletakan batu pertama," ujar Marthen.
Ia mengaku, tergerak ingin membantu nenek Ruth pasca membawa berita tentang kondisi nenek Ruth.
" Saya sudah ke rumah nenek Ruth dan memang nenek Ruth sangat perlu dibantu. Oleh sebab itu, kami dari DPC Hanura bergerak membantunya," tutur Marthen.
Diberitakan sebelumnya, Bupati TTS, Egusem Piether bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, Jumat (24/4/2020) pagi berkunjung ke rumah Nenek Ruth Tafui (50) di Desa Noinbila, Kecamatan Mollo Selatan.
Dalam kunjungan tersebut Bupati Tahun juga membawa serta bantuan sembako dan uang tunai untuk Nenek Ruth.
Kedatangan Bupati Tahun disambut Nenek Ruth dan para tetangga yang sebelumnya sudah mendapat informasi kunjungan tersebut.
Di halaman depan rumahnya, nenek Ruth dan para tetangga menyambut kedatangan Bupati Tahun dan rombongan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tahun juga menyempatkan diri melihat kondisi dalam rumah nenek Ruth yang terbilang sangat memprihatikan. Rumah darurat berukuran 5 X 3 meter berlantaikan tanah merah dan berdinding bilah bambu bercampur bebak membuat Bupati Tahun prihatin.
Di hadapan Nenek Ruth dan dua orang cucu nenek Ruth, Bupati Tahun berjanji akan membantu nenek Ruth dan keluarga agar bisa mendapatkan hidup yang lebih layak.
Bupati Tahun juga langsung memerintahkan Dinas Kependudukan untuk membuat e-KTP dan KK bagi nenek Ruth.
Dasar dokumen kependudukan tersebut selanjutnya, Bupati Tahun meminta Dinas Sosial untuk memproses Nenek Ruth agar masuk sebagai penerima bantuan Rastra ke depan.
Dirinya juga menjamin nenek Ruth akan masuk dalam daftar penerima bantuan langsung tunai khsus warga yang terkena dampak virus Corona. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/hanura-tts-bangun-rumah-ruth-tafui.jpg)