Breaking News:

Eks Milisi Timor Timor Donatus Serahkan 1 Pucuk Senjata Api Spring Field ke TNI secara Sukarela

TNI juga melukan pembinaan kepada masyarakat termasuk mengajak warga untuk secara sukarela menyerahkan senjata api yang masih disimpan atau disembunyi

Ist
Warga Eks Timor Timur serahkan senjata api 

Eks Milisi Timor Timor  Donatus Serahkan 1 Pucuk Senjata Api Spring Field ke TNI secara Sukarela

POS KUPANG.COM -- Tugas pasukan TNI di wilayah perbatasan dengan Timor Leste bukan saja menjaga wilayah NKRI di wilayah tersebut

 

TNI juga melukan pembinaan kepada masyarakat termasuk mengajak warga untuk secara sukarela menyerahkan senjata api yang masih disimpan atau disembunyikan

Menjalin silahturahmi yang baik disertai program-program bhakti sosial yang telah dilakukan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat membuat terobosan luar biasa.

Hal ini dibuktikan dengan adanya Donatus (41) eks milisi Timor Timur yang secara sukarela menyerahkan 1 pucuk senjata api jenis Spring Field kepada TNI di perbatasan pada Selasa, 16/09/2020 pukul 17.00 Wita.

Kiprah Prabowo di Timor Timur Tembakan ke Bos Fretelin yang Kini Pahlawan Timor Leste & Nama Bandara

TNI Kirim Pesawat Tempur F-16 Ke Perbatasan Timor Leste dan Australia, Ini yang Terjadi

Ahok Marah-marah Sampai Bongkar Kejanggalan Dalam Pertamina Hingga Usul Bubarkan Kementerian BUMN

Gisella Anastasia Berpikir Rujuk dengan Gading Marten, Terang-terangan Bicara pada Wijin

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Rabu (16/09/2020).

Senjata api jenis Spring Field
Senjata api jenis Spring Field (Wikipedia)

Dikatakannya, diserahkannya senjata tersebut oleh Donatus (41) eks milisi Timor Timur Yang beralamat di dusun Motabener desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu berawal ketika pada Senin, (14/09/2020)

Sertu Ferry Separdan beserta 5 personel pos Motaain dari Kipur 1 melaksanakan anjangsana di Dusun Motabenar rumah milik Dominikus Moruk dengan Co. 1155-0650.

Dari situ ada informasi bahwa ada salah satu di rumah warganya seorang eks milisi Timor Timur yang sempat menerima bantuan dari program bhakti sosial yang dilaksanakan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB berupa pembagian Sembako bagi warga kurang mampu

Warga tersebut masih menyimpan senjata api jenis Spring Field , namun yang bersangkutan tersebut tidak berani menyerahkannya kepada personel Satgas Pos Motaain. Kemudian oleh Sertu Ferry, informasi tersebut dilaporkan kepada Dankipur 1 Lettu Inf Mukmin.

"Atas laporan tersebut Dankipur 1 pada Selasa 15/09/2020 memerintahkan kepada Sertu Ferry untuk melaksanakan anjangsana ke rumah Donatus di Co 1401-0888 demi mendalami hasil informasi sebelumnya dan menanyakan perihal kepemilikan senjata api tersebut. Kemudian kepada yang bersangkutan diberikan penjelasan bahwa dengan menyimpan senjata api tanpa hak dan tidak dilengkapi surat-surat yang sah adalah perbuatan ilegal melawan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman pidana setinggi-tingginya 20 Tahun penjara." jelas Denny

"Setelah menerima penjelasan dari Sertu Ferry Separdan dan memahaminya, akhirnya Bapa Donatuspun mau menyerahkan Senjata Api yang disimpannya dibawah kasur tempat tidur rumahnya secara sukarela ke personel pos motaain. Sebenarnya, sudah lama beliau ingin menyerahkannya ke Pos Motaain semenjak dirinya mendapatkan bantuan Pembagian Sembako namun karena rasa gelisah dan takut untuk pergi sendiri dengan membawa senjata api akhirnya niat tersebut diurungkan sampai dengan akhirnya sekarang senjata tersebut sudah diserahkan." tambahnya

Hasil yang luar biasa ini tidak terlepas dari usaha dan kerja keras Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB yang sudah melaksanakan berbagai kegiatan seperti perkenalan di gereja Kapela St. mickael Seroja dengan umat jemaat gereja Katolik Paroki Pastoran St. Mickarl Seroja dan disiisi dengan menyampaikan program kegiatan karya bhakti Sosial yang akan dilaksanakan selama 9 bulan bertugas di wilayah Motaain dan sekitarnya yang telah mendapat respon baik.

Dari hasil tersebut kemudian Dankipur melaporkannya kepada Dansatgas disertai surat penyerahan barang bukti dan dokumentasi tentang penyerahan senjata api Spring Field serta membawa barang bukti tersebut ke Makosatgas RI-RDTL yang terletak di desa Umanen Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.*

Penulis: Alfred Dama
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved