Breaking News:

Wakil Wali Kota Kupang Pantau Pelaksanaan Tes SKB CPNS 2019

Wakil Wali Kota Kupang, Herman Man memantau jalannya tes seleksi kompetensi bidang CPNS Kota Kupang tahun 2019 di Politeknik Negeri Kupang

POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Peserta tes SKB CPNS 2019 menunggu waktu masuk ke ruang tes di Poltek Negeri Kupang, Senin (14/9/2020) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Wakil Wali Kota Kupang, Herman Man memantau jalannya tes seleksi kompetensi bidang CPNS Kota Kupang tahun 2019 di Politeknik Negeri Kupang, Senin (14/9/2020).

SKB dalam lingkup Pemerintah Kota Kupang ini diikuti 484 peserta yang berlangsung selama dua hari mulai hari ini dan besok dengan enam sesi. Hari ini tes SKB dibagi dalan tiga gelombang dan setiap ruangan di isi bervariasi maksimal 25 peserta.

Berdasarkan pantauan tes SKB CPNS 2019 ditengah pandemi Covid-19 ini sangat ketat dengan protokol kesehatan. Sebelum masuk ke ruangan tes peserta mengikuti berbagai tahapan dengan mencuci tangan, mengecek suhu tubuh dan memakai masker.

Jago Merah Mengamuk di Alas, Yonarmed 3/105 Tarik Terjunkan Prajurit ke TKP

Herman mengatakan kehadiran dirinya ada pada tes SKB ini untuk memantau kelancaran pelaksanaan SKB. Karena tes ditengah pandemi Covid-19 maka disiapkan ruangan khusus bagi peserta yang suhunya di atas 37 derajat celcius.

Namun sejauhini tidak ada peserta di atas suhu tersebut.

Apapun hasilnya, kata Herman, itulah yang terbaik. Peserta yang memiliki nilai tertinggi mereka lulus dengan kompetensi yang hebat disesuaikan dengan perkembangan zaman dan teknologi.

27 Prajurit Tamtama di Sikka Diswab Test Satgas Covid-19

"Sehingga untuk menjadi PNS tidak hanya langsung jadi saja, tapi mengikuti berbagai proses agar bisa mencapai hasil yang terbaik," tuturnya.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Kupang, Abraham Manafe, menyampaikan saat ini peserta tes CPNS tengah masuk dalam tahapan SKB.
Dimana dalam pelaksanaannya memerhatikan protokol kesehatan yang sangat ketat untuk menghindari terjadi penularan covid.

SKB berlangsung selama dua hari, setelah itu peserta tinggal menunggu pengumuman hasil kelulusan oleh Panselnas di Jakarta, penetapan NIP antara Desember atau tahun depan selanjutnya pengangkatan sekitar April.

Dari sekitar 400 an peserta, lanjutnya, ada 14 peserta yang mengikuti seleksi sesuai dengan titik yang telah mereka pilih saat melakukan registrasi ulang bagi para peserta SKB.

Jadi 14 peserta tersebut tetap mengikuti tes seleksi seperti yang dilakukan peserta tes di Poltek tapi merek di tempat yang berbeda sesuai dengan domisili mereka.

Salah satu peserta tes SKB, Ayu Sari, mengaku belum rezeki dalam tes kali ini. Selain persiapan yang kurang matang, dirinya juga sudah lama tidak berprofesi sebagai guru di sekolah.

"Jadi tidak apa-apa, kalau diberi kesempatan ikut lagi. Semuanya Tuhan sudah mengaturnya. Apapun hasilnya itu yang terbaik. Tidak sedih, tidak kecewa juga tapi jadi pengalaman dan pembelajaran. Setidaknya kalau tes lagi sedikit banyak sudah ada gambaran soal yang diberikan seperti apa," ujarnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved