Breaking News:

Bawaslu Sumba Barat Imbau Penyelenggara Pemerintah Dan Partai Politik Kawal Data Pemilih

Bawaslu Sumba Barat imbau penyelenggara pemerintah dan partai politik kawal data pemilih

POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Ketua Bawaslu Sumba Barat, Yusti Rambu Karadji, S.Th 

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu) Kabupaten Sumba Barat, Yusti Rambu Karadji, S.Th mengimbau penyelenggara pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun 2020, pemerintah dan partai politik harus mengkawal data pemilih secara serius agar seluruh rakyat yang berhak menggunakan hak politiknya tanggal 9 Desember 2020 terakomodir.

Jangan hal itu baru ribut pada saat pemilihan berlangsung tanggal 9 Desember 2020. Mari, kita semua, mengkawal dari sekarang, mulai tahapan coklit (pencocokan dan penelitian). Tahapan Coklit sudah selesai. Dan saat ini, mengkawal data DPS setelah KPU Sumba Barat dalam rapat pleno, Minggu (13/9/2020) menetapkan DPS pemilih pilkada tahun 2020 sebanyak 83.437 pemilih.

Wakil Wali Kota Kupang Pantau Pelaksanaan Tes SKB CPNS 2019

Daftar pemilih sementara itu akan diumumkan ke publik tanggal 19-28 September 2020. Disini menjadi tugas.bersama mengingatkah kepada keluarga, sahabat dan kenalan manakalah namanya belum tercantum pada data pemilih sementara untuk melapor kepada petugas terdekat seperti ke PPK, PPS, RT/RT atau kepada lurah dan kepala desa agar namanya didata. Dengan demikian, yang bersangkutan dapat menggunaka hak politiknya pada tanggal 9 Desember 2020.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Barat, Yusti Rambu Karadji, STh menyampaikan hal itu di ruang kerjanya, Senin (14/9/2020).

27 Prajurit Tamtama di Sikka Diswab Test Satgas Covid-19

Menurutnya, hal itu penting agar semua rakyat yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak politik pada tanggal 9 Desember 2020. Walaupun, terbuka ruang menggunakan KTP untuk melakukan pemilihan.

Namun, berangkat dari kebiasaan masyarakat daerah ini bilamana tidak menerima surat pemberituan (surat undangan) warga enggan datang ke TPS untuk memberikan suaranya walaupun memiliki KTP elektronik.

Mengantisipasi semua itu, selalu pengawas pemilu pilkada tahun 2020 berharap semua masyarakat berperan aktif untuk saling mengingatkan agar nama saudara, keluarga dan kenalan yang belum terdapat untuk segera melapor agar diperbaiki. Dengan demikian, namanya kembali tercantum sebagai pemilih pilkada tanggal 9 Desember 2020. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved