Romo Perno Sebut Pemda Ende Tidak Serius Tekan Laju Penyebaran Covid-19
Romo Perno mengatakan Pemerintah Kabupaten Ende terkesan tidak serius menekan laju penyebaran virus corona atau Covid-19
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
Dua puluh pasien tersebut antara lain dari Kecamatan Ende Utara sebanyak 19 orang dan dari Kecamatan Nangapanda 1 orang.
Dikatakan, 19 orang tersebut merupakan pelaku perjalanan dari Bali. Sedangkan 1 orang dari Nangapanda merupakan tertular dari transmisi lokal.
Terkait informasi meningkatnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, warga Ende pun mulai cemas.
Pasca beredarnya informasi tersebut sejumlah titik ramai seperti di Taman Lampu Lima dan Jl. Soekarno pada malam hari nampak sepi.
Endri warga Ende Selatan kepada POS-KUPANG.COM, mengatakan ia mendapat informasi jumlah pasien Covid-19 melalui facebook.
"Tadi saya baca di berita yang bagi difacebook, cemas juga eee.. Rajin pakai masker sudah," ungkap pria yang berprofesi sebagai tukang ojek ini.
Endri dan rekan-rekannya saat diwawancarai POS-KUPANG.COM tengah nongkrong di Taman Lampu Lima. Mereka duduk cukup jarak dan mengenakan masker.
"Kami ni ojek, jadi cari uang. Tiap hari harus bergerak terus, ke sana ke mari tapi kalau saya pribadi saya selaku pakai masker. Kalau muat penumpang akhir-akhir ini saya lebih memilih muat yang saya kenal, orang asli," ungkap Diaz, rekan Endri.
Beberapa hari lalu, Kamis (10/9/2020) Kapolres Ende AKBP Albertus Andrea dan Dandim 1602 Ende Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna memimpin langsung operasi pendisiplinan penggunaan masker di wilayah Kota Ende.
Kegiatan dalam rangka menekan laju penyebaran virus Corona atau Covid-19 ini juga melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan Kabupaten Ende, menyasar di titik ramai yakni pasar Mbongawani dan Wolowona.
Pendisiplinan penggunaan masker di Kabupaten Ende oleh TNI dan Polri bukan baru kali ini dilaksanakan. Namun, harus diakui bahwa tingkat kesadaran warga menaati protokol kesehatan masih kurang.
Disaksikan POS-KUPANG.COM di Pasar Wolowona, puluhan personil menyebar di dalam pasar hingga ke jalan. Mereka langsung menasihati ketika mendapati warga tak kenakan masker. Warga yang tak punya masker diberikan masker, gratis.
Kapolres dan Dandim Ende pun ikut blusukan ke lorong-lorong pasar. Mereka menyapa warga yang tengah asyik jual-beli. "Jangan lupa pakai masker dan jaga jarak," seru Kapolres dan Dandim.
Warga yang menyaksikan kedatangan Kapolres dan Dandim pun langsung menyapa. Mereka sempat bercakap-cakap. Kapolres dan Dandim tak enggan memasangkan masker kepada warga yang tak kenakan masker.
Warga juga tak segan-segan meminta masker kepada Kapolres dan Dandim. "Pa kasi kami masker. Kami masker hanya satu dua saja. Lebih banyak lebih baik," seru para pedagang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/wakili-posko-keuskupan-agung-ende-romo-perno-jangan-paksa-diri-new-normal-belum-saatnya.jpg)