Lagi, Tambahan 2 Kasus Positif Provinsi NTT Hari Ini Dari Pelaku Perjalanan
Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTT kembali mengumumkan penambahan dua kasus positif baru
Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Setelah tidak ada tambahan kasus positif Covid-19 pada Rabu, 9 September 2020, Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTT kembali mengumumkan penambahan dua kasus positif baru.
Kasus positif baru tersebut masing masing disumbangkan pelaku perjalanan di Kota Kupang dan Kabupaten Sumba Timur.
"Berdasarkan pemeriksaan sampel swab yang dilaksanakan di Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof WZ Johannes Kupang pada hari ini (Kamis), dua dinyatakan positif Covid-19," ujar Sekretaris Gugus Tugas Provinsi NTT, dr. Mese Ataupah kepada POS-KUPANG.COM pada Kamis (10/9) petang.
• Bupati Sumba Barat Daya: BPD Wajib Berijazah Sarjana
Satu pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Kupang merupakan cluster pelaku perjalanan dari Jakarta sementara pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Sumba Timur merupakan pasien cluster pelaku perjalanan dari Surabaya.
dr. Mese mengatakan, sebanyak 46 spesimen PCR dan satu specimen TCM diperiksa hari ini di Laboratorium biomolekul RSUD Prof wz Johannes. Spesimen PCR tersebut terdiri dari 24 orang dari Kota Kupang, 5 orang dari Kabupaten TTS, 2 orang dari Kabupaten Sikka dan satu orang dari Kabupaten Malaka. Sementara specimen TCM berasal dari satu pasien asal Kabupaten Sumba Timur.
• Menteri KKP Positif Covid-19, Gugus Tugas NTT Tracing Orang Dekat saat Kunjungan ke Kupang
"Untuk total kasus positif Covid-19 sampai hari ini berjumlah 215 kasus," tambah dr Mese.
Pada hari yang sama, satu orang pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh. Pasien tersebut merupakan pasien yang dirawat di RSUD Prof WZ Johannes Kupang cluster pelaku perjalanan dari Surabaya.
Ia merinci, hingga Kamis, dari 215 kasus positif Covid-19, sebanyak 171 pasien telah sembuh, 4 pasien meninggal dunia dan 40 masih dirawat dan menjalani karantina.
Untuk pasien yang dirawat dan dikarantina, jelas Ataupah, terdiri dari 13 pasien di Kabupaten Manggarai Barat, 10 pasien di Manggarai, 1 pasien di Nagekeo, 1 pasien di Ende, 8 pasien di Kota Kupang, 1 pasien di Alor dan 5 pasien di Sumba Timur.
Berdasarkan perincian data per kabupaten/kota, jumlah kasus terbanyak terdapat di Kabupaten Manggarai Barat dengan jumlah 52 kasus disusul Kota Kupang dengan jumlah 49 kasus dan Sikka dengan 28 kasus.
Sementara itu, berturut turut Kabupaten Ende dengan 19 kasus, Sumba Timur dengan 19 kasus, Manggarai dengan 15 kasus, Nagekeo dengan 9 kasus, Sumba Barat dengan 6 kasus dan TTS dengan 4 kasus.
Menyusul Kabupaten Kupang, Sumba Barat Daya dan Flores Timur masing masing 3 kasus, Kabupaten Rote Ndao dengan 2 kasus serta masing masing satu kasus di Kabupaten Lembata, Timor Tengah Utara (TTU) dan Alor. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)