Pendaftaran Bakal Calon Pilkada
Brigjen Samuel Kecewa Pendaftaran Balon Pilkada Abaikan Protokol Kesehatan
Sebagai Dansatgas Covid-19 di NTT ini saya berharap hal ini harus dapat dikendalikan pada saat-saat mendatang
Penulis: Ferry Jahang | Editor: Ferry Jahang
LAPORAN WARTAWAN POS-KUPANG.COM, Ferry Jahang
POS-KUPANG.COM, KUPANG-Komandan Satgas (Dansatgas) Covid-19 Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Brigjen TNI, Samuel Petrus Hehakaya kecewa dengan tumpukan massa pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yang diselenggarakan di 9 kabupaten di NTT.
Tumpukan massa hingga melakukan pawai tersebut terlihat tambahnya, jelas tidak menaati protokol kesehatan yang sudah ditegaskan pemerintah guna menekan penularan virus Covid-19.
"Pada waktu deklarasi dan pendaftaran pasangan bakal calon ke KPU terjadi tumpukan massa yang banyak dengan mengabaikan protokol kesehatan seperti tidak memakai masker dan tanpa jaga jarak. Ini sangat berbahaya dalam kondisi pandemi sekarang ini," tegas Brigjen Samuel, Senin (7/9) malam.
Seperti diketahui, di Provinsi NTT ada sembilan kabupaten yang akal menggelar pilkada serentak tahun 2020. Kesembilan kabupaten tersebut adalah, Malaka, Belu, TTU, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Barat, Manggarai Barat, Manggarai dan Ngada.
Menurut Brigjen Samuel yang adalah Komandan Korem 161 Wirasakti Kupang ini, tumpukan massa yang mengabaikan protokol kesehatan sangat berpotensi untuk terjadinya penyebaran secara cepat virus Covid-19.
Oleh karena itu, lanjut Brigjen Samuel, para bakal calon kepala daerah harus bisa mengendalikan para pendukungnya dalam tahap-tahap pilkada selanjutnya.
"Bercermin pada saat deklarasi dan pendaftaran, semua paket sepertinya mengerahkan massanya untuk hadir secara bersama-sama. Sebagai Dansatgas Covid-19 di NTT ini saya berharap hal ini harus dapat dikendalikan pada saat-saat mendatang," jelasnya.
Apalagi lanjutnya, ada penambahan kasus Covid-19 beberapa hari ini di NTT. Oleh karena itu, masyarakat harus bisa mengendalikan diri termasuk pemimpin di daerah.
Untuk daerah-daerah yang melakukan pilkada tambahnya, supaya secara serius mengendalikan penyebaran virus Covid-19 tersebut dengan tetap menegakkan protokol kesehatan.
"Para bakal calon kepala daerah harus mengendalikan massanya," pinta Brigjen Samuel.
Dalam catatan POS KUPANG.COM, pada tanggal 7 September 2020 terjadi penambahan tiga kasus baru penderita Covid-19 di NTT.
Ketiga orang tersebut berasal dari Kabupaten Sumba Timur yang merupakan kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif kluster Surabaya.
Jadi hingga saat ini total positif Covid-19 sudah mencapai 209 orang, total sembuh 170 orang meninggal 3 orang dan masih menjalani perawatan 36 orang tersebar di berbagai daerah di NTT. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kapolda-silaturahmi-dengan-danrem-161-ws-kupang.jpg)