Breaking News:

KPP Pratama Kupang Ajak WP Manfaatkan Diskon 50 Persen Angsuran PPh 25

KPP Pratama Kupang ajak wajib pajak manfaatkan diskon 50 persen angsuran PPh 25

POS-KUPANG.COM/Intan Nuka
Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang, Moch Luqman Hakim saat ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Senin (7/9/2020) 

Pihak KPP Pratama Kupang ajak wajib pajak manfaatkan diskon 50 persen angsuran PPh 25

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak ( DJP) Kementerian Keuangan menetapkan untuk menaikkan keringanan angsuran pajak penghasilan (PPh) pasal 25 atau PPh Badan dari 30 persen menjadi 50 persen sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 110/PMK.03/2020 yang mulai berlaku tanggal 14 Agustus 2020.Keringanan angsuran pajak bagi semua wajib pajak ini diberikan karena memperhatikan kondisi perekonomian saat ini khususnya dengan masih rendahnya tingkat produksi dan penjualan dunia usaha.

Komisi II DPRD TTS Batal Tinjau Lokasi TJPS di Bena

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang, Moch Luqman Hakim kepada POS-KUPANG.COM, Senin (7/9/2020) mengungkapkan, aturan tersebut berlaku bagi wajib pajak yang bergerak pada 1.013 bidang usaha tertentu, perusahaan yang mendapat fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor, dan perusahaan di kawasan berikat.

"Sama seperti insentif pajak sebelumnya, prosedur untuk mendapatkan fasilitas ini sangat mudah, yaitu wajib pajak cukup menyampaikan pemberitahuan secara online melalui situs web Direktorat Jenderal Pajak www.pajak.go.id," jelas Luqman.

Bank NTT Cabang Bajawa Teken PKS dengan PDAM Ngada

Luqman menambahkan, keringanan angsuran pajak bagi semua WP ini diberikan karena memperhatikan kondisi perekonomian di tengah pandemi Covid-19, khususnya dengan masih rendahnya tingkat produksi dan penjualan dunia usaha. Apalagi, dampak pandemi Covid-19 terhadap tingkat produksi dan penjualan juga dirasakan di Provinsi Nusa Tenggara Timur khususnya di wilayah kerja KPP Pratama Kupang yaitu Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Alor, Kabupaten Rote Ndao dan Kabupaten Sabu Raijua.

Kini, bagi wajib pajak yang sebelumnya telah menyampaikan pemberitahuan pengurangan angsuran, maka stimulus itu berlaku sejak masa pajak Juli 2020. Sedangkan bagi wajib pajak yang lain, penurunan angsuran mulai berlaku sejak pemberitahuan disampaikan. Penurunan angsuran pajak ini berlaku sampai dengan masa pajak Desember 2020.

"Hingga 7 September 2020, sudah ada 151 wajib pajak KPP Pratama Kupang yang menyampaikan pemberitahuan menggunakan insentif angsuran PPh Pasal 25, dan hanya 17 yang ditolak karena tidak termasuk dalam 1.013 bidang usaha tertentu yang mendapat keringanan angsuran PPh Pasal 25," urai Luqman. Selain diskon untuk PPh Badan, peraturan tersebut juga menjelaskan mengenai pajak penghasilan final jasa konstruksi ditanggung pemerintah bagi wajib pajak dalam program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI).

"Selain untuk memberikan keringanan kepada perusahaan-perusahaan yang sedang berkembang, insentif pajak ini juga dimaksudkan untuk mendukung peningkatan penyediaan air (irigasi) sebagai proyek padat karya yang merupakan kebutuhan penting bagi sektor pertanian di Indonesia. Insentif pajak ini juga berlaku sampai dengan Desember 2020," paparnya.

Luqman pun mengajak wajib pajak KPP Pratama Kupang untuk memanfaatkan fasilitas diskon 50 persen angsuran PPh Pasal 25 ini. "Fasilitas insentif diskon 50 persen angsuran PPh Pasal 25 ini sudah ada disiapkan di APBN. Diharapkan insentif ini bisa membantu cashflow perusahaan. Jadi kami ajak wajib pajak yang eligible persyaratannya untuk ikut mendpatkan fasilitas diskon 50 persen tersebut," pintanya.

Adapun DJP telah memberikan kemudahan untuk memanfaatkan insentif perpajakan dengan cukup menyampaikan pemberitahuan melalui situs pajak.go.id. KPP Pratama Kupang juga telah siap memberikan konsultasi melalui kanal layanan online Live Chat yang siap melayani pertanyaan para wajib pajak KPP Pratama Kupang.

"Diharapkan dengan kenaikan insentif pajak yang diberikan oleh pemerintah kepada wajib pajak dengan bidang usaha tertentu dan jasa konstruksi dalam program P3-TGAI dapat menjadi stimulus untuk para wajib pajak dalam meningkatkan pendapatan di tengah pandemi covid-19 dan mempercepat pertumbuhan ekonomi," harapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved