BLK Karitas Peduli Lembata Gantikan Peran Pemerintah Tingkatkan Sumber Daya Manusia
Balai Latihan Kerja ( BLK) Karitas Peduli Lembata melakukan Grand Opening Program Pelatihan Keterampilan
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
Menurutnya, BLK Karitas Peduli Lembata sudah secara signifikan menyentuh masyarakat Desa Pada, Waijarang dan Lewoleba dengan sasaran kepada mereka yang belum berpenghasilan tetap.
"Kepada merekalah BLK ini dibuka. Mereka bisa punya skill tertentu dan bisa memberdayakan ekonomi keluarga. Semoga mereka bisa tingkatkan pendapatan per kapita masyarakat setelah bergabung dengan BLK ini. BLK dalam usia yang masih muda sudah mampu menyentuh warga masyarakat sampai ke level akar rumput," ujarnya.
Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Kabupaten Lembata John Urin mengemukakan bahwa balai latihan kerja sangat penting untuk peserta supaya bisa bersaing di dunia kerja.
"Pemkab punya kewajiban untuk terus memfasilitasi keberlangsungan BLK komunitas. Ini bukan hanya tanggungjawab para suster tapi juga tanggungjawab pemerintah supaya BLK terus berlanjut dan berkembang. Tugas daerah mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia di Lembata," urainya.
Hal yang sama juga turut diutarakan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lembata Michael Bala.
Pemkab Lembata sendiri sangat mendukung program-program yang ada di BLK karena sudah sesuai dengan visi-misi pemerintah yakni mencerdaskan kehidupan masyarakat Lembata.
"Dan ini sebagian sudah diambilalih oleh para suster. Tujuannya meningkatkan kompetensi kepada individu untuk bisa berwirausaha. Produk BLK bisa dimanfaatkan dirinya sendiri dan orang lain," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)