Breaking News:

Begini Cara Menukar UPK 75 Tahun RI Baik Individu Maupun Kolektif

Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) telah mengeluarkan Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia ( UPK 75 Tahun RI)

POS-KUPANG.COM/Intan Nuka
Konferensi Pers Bank Indonesia Kantor Perwakilan NTT terkait Uang Peringatan Kemerdekaan di Kantor BI KPw NTT, Senin (7/9/2020) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) telah mengeluarkan Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia ( UPK 75 Tahun RI) pada tanggal 17 Agustus 2020 lalu berupa uang kertas pecahan Rp75.000.

Kepala BI KPw NTT I Nyoman Ariawan Atmaja dalam Konferensi Pers tentang UPK 75 Tahun RI di Kantor BI KPw NTT, Senin (7/9/2020) menyatakan, masyarakat NTT dapat menukarkan uang tersebut baik secara individu maupun kolektif.

Penukaran uang dapat dilakukan di Kantor BI KPw NTT maupun secara kolektif oleh bank yang telah bekerja sama dengan BI.

Pilkades Tahap III Di TTS Ditunda, Ini Penyebabnya

UPK 75 Tahun RI dapat dimiliki oleh seluruh warga Indonesia yang telah memiliki kartu tanda penduduk (KTP). Mekanisme penukaran dimulai dengan mengakses aplikasi website di tautan https://pintar.bi.go.id untuk pemesanan.

Selanjutnya, aplikasi akan melakukan verifikasi terhadap NIK dan Nama. Setelah verifikasi, masyarakat dapat mengunduh bukti pemesanan. Kemudian, masyarakat membawa bukti tersebut ke Kantor BI KPw NTT untuk melakukan penukaran sesuai jadwal.

UPK 75 Tahun RI Wujud Rasa Syukur Kemerdekaan dan Perkokoh Kedaulatan Negara

Masyarakat harus membawa bukti pemesanan, KTP asli, dan uang Rp75.000 yang akan ditukar dengan UPK 75 Tahun RI.

"Prinsip utamanya satu KTP, satu lembar uang yang bisa ditukarkan," jelasnya.

Berikutnya, pemesanan dapat dilakukan secara kolektif. Tujuannya agar UPK 75 Tahun RI dapat terdistribusi dengan cepat ke masyarakat. Syarat yang diberikan pun tetap sama, yakni satu KTP, satu lembar UPK.

Penukaran secara kolektif ini juga dilakukan untuk meminimalisasi penumpukan massa di Kantor BI akibat penukaran secara individu.

Pemesanan secara kolektif diberikan minimal 17 orang per satu kali pemesanan. Nantinya, kolektif akan mengunduh surat permohonan, surat pernyataan, dan daftar nama pemesan yang tersedia di aplikasi Pintar.

Setelah semua data selesai diisi, data tersebut harus di-scan dan dikirim ke email UPK75_KUPANG@bi.go.id. Selanjutnya, aplikasi akan melakukan verifikasi. Apabila proses verifikasi berhasil, maka pihak yang telah ditunjuk untuk mewakili kolektif dapat menukar UPK 75 Tahun RI kolektif sesuai jadwal yang telah ditentukan di Kantor BI KPw NTT.

Penukaran UPK 75 Tahun RI secara kolektif tidak diperuntukkan hanya bagi mitra strategis. BI mempersilakan kelompok arisan, perkumpulan renang, atau berbagai kelompok lain yang belum pernah melakukan pemesanan secara individu untuk melakukannya. Adapun periode pemesanan akan terus dibuka (tak terbatas waktu) hingga jumlah UPK 75 Tahun RI yang telah disiapkan bagi NTT telah ditukar semuanya. Saat ini, baru sekitar 3.000-an lembar UPK 75 Tahun RI yang tertukar dari 900.000 lembar UPK 75 Tahun RI yang disiapkan untuk NTT.

"Ini sangat terbatas. Jadi, kalau memang kolektif, tolong dilakukan dengan baik dan belum pernah mendaftar secara individu di aplikasi Pintar," kata Nyoman mengingatkan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved