Pilkada Malaka
Menunggang Kuda, Paket SN-KT Dihantar Lautan Massa ke KPU Malaka
Paket bakal calon bupati Malakadan bakal calon wakil bupati, bersama partai politik pengusung telah melaksanakan deklarasi
Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | BETUN - Paket bakal calon bupati Malaka, Simon Nahak atau SN dan bakal calon wakil bupati, Kim Taolin atau KT bersama partai politik pengusung telah melaksanakan deklarasi bersama.
Paslon yang tenar disapa SAKTI ini usai deklarasi selanjutnya diarak massa pendukung menuju KPU Malaka untuk mendaftarkan diri. Hal yang sangat berbeda dan unik yakni Paslon Koalisi Kerakyatan ini menunggang kuda dengan mengenakan pakaian adat dan bersama massa berjalan kaki sejauh 2 kilometer ke KPU setempat.
• Pendukung Paslon SN-KT Tebe Bersama Ramaikan Deklarasi
Pantauan Pos-Kupang, Sabtu (5/9), deklarasi Paslon SN-KT ini dihadiri Ketua DPW PKB NTT, Ir. Yukun Lepa, Ketua PSI NTT, Ketua Partai Perindo Malaka, Pengurus PKB Malaka.
Hadir pula sesepuh Malaka, Drs. Petrus Bere, Romo Deken Mundus Sako,PR, tua-tua adat juga warga dari pelosok 12 kecamatan, para tokoh perempuan, tokoh pemuda, pegiat LSM dan berbagai profesi lainnya.
• Paket Kita Sehati Sembelih Kerbau Sebelum Pendaftaran ke KPU, Simak INFO
Sebelum deklarasi digelar Pukul 10.00 Wita, massa yang hadir secara spontan itu sejak pagi sudah memadati area deklarasi. Deklarasi berakhir Pukul 14.00 Wita kemudian paslon bersama tim menuju KPU. Saat tiba di area lapangan Betun, paslon didaulat menunggang kuda kemudian diiringi penari Likurai menuju KPU yang berjarak sekitar 2 kilometer.
Simon Nahak usai melakukan pendaftaran dan dinyatakan berkas syarat pencalonan dan syarat calon diterima KPU, menyampaikan rasa haru dan penuh suka cita. Kerja bersama dalam Koalisi Kerakyatan betul-betul luar biasa.
"Kalau Malaka butuh perubahan maka jangan ragu-ragu jatuhkan pilihan pada SN-KT. Visi misi dan program kerja kami kemas dalam Akronim SAKTI. Kita maju bersama, bersatu untuk meraih kemenangan," kata Simon.
Soal prediksi kemenangan, Simon mengatakan 80 persen karena dengan dukungan rakyat yang sudah ada saat ini menunjukan ada kerinduan terjadi perubahan di Malaka.
"Untuk kampanye nanti apakah melalui virtual tanpa kampanye umum kita harus hormati dan ikuti sesuai petunjuk. Kita harus jaga bersama karena saat ini tengah pandemi covid19," katanya.
Ketua DPW PKB NTT, Ir. Yukun Lepa dalam orasi politik menegaskan, 5 kursi usungan sama nilainya dengan 20 kursi. Jika ditarik ke belakang masa orde baru maka kursi banyak maka dipastikan terpilih tapi sekarang ini beda karena dipilih rakyat.
"Ada partai soliditas, ada partai kebangkitan dengan spirit semangat kebersamaan untuk membangun Malaka. Disana ada revolusi pertanian tapi dibangun Newrevolusi. Saya ajak, pendukung silahkan satu orang bawa lima orang maka kemenangan SN-KT ada di depan mata," kata Yukun.
Dirinya menegaskan bahwa kemenangan SN-KT
ada di tangan warga sendiri. Jaga kesaktian, integritas, jaga harga diri selalu dan hantar paslon ini menuju kemenangan. Belajar dari Nabi Salomo bahwa dia datang tidak meminta kekayaan tapi meminta roh kebijaksanaan untuk memimpin Malaka.
Sesepuh Malaka, Drs. Petrus Bere, MM mengatakan, SN-KT hadir untuk membuat perubahan. Dirinya dari kampung ke kampung mendengar harapan warga bahwa mereka menginginkan adanya perubahan.
"Kita tetap jaga harga diri sebagai orang Malaka. Jangan kecil hati karena didukung 5 kursi tapi tiga partai itu dalam ajaran Kristiani "Bapak, Putra dan roh kudus dan 5 kursi itu artinya Pancasila. Saya sangat yakin kita bersatu maka kemenangan akan kita raih. Kita ibarat orang susah bantu orang miskin," ujar Petrus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)