Sumba Timur Kembali Zona Merah - 41 Tenaga Medis Dikarantina

Sebanyak 41 tenaga medis dari RSK Lindimara Waingapu dikarantina menyusul adanya satu pasien positif Corona Virus Disease ( Covid-19)

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Sumba Timur, Tinus Ndjurumbaha, SKM saat memberikan keterangan pers terkait pasien ke-13 positif Covid-19 di Sumba Timur, Selasa (1/9/2020) 

POS-KUPANG.COM |WAINGAPU - Sebanyak 41 tenaga medis dari RSK Lindimara Waingapu dikarantina menyusul adanya satu pasien positif Corona Virus Disease ( Covid-19) yang pernah menjalani rawat inap di rumah sakit tersebut.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana di Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumba Timur, Selasa (1/9/2020).

Menurut Chrisnawan, pasien positif Covid-19 yang adalah pasien ke-13 positif Covid-19 di Sumba Timur, adalah pelaku perjalanan yang baru saja kembali dari Surabaya melalui Jawa.

Kembali Jadi Zona Merah - Pasien Positif Covid- 19 Itu Baru Pulang dari Surabaya 20 Agustus 2020

"Pasien ini menjalani perawatan di RSK Lindimara pada tanggal 27 Agustus 2020 dan kemudian tanggal 32 Agustus 2020 baru diketahui melalui pemeriksaan swab bahwa yang bersangkutan positif Covid-19. Karena itu, ada sebanyak 41 tenaga medis dari RSK Lindimara yang dikarantina," kata Chrisnawan.

Dijelaskan, awalnya ketika yang bersangkutan masuk di RSK Lindimara, pihaknya yakin pihak rumah sakit menanyakan soal riwayat dari yang bersangkutan. Namun, pada tanggal 31 Agustus 2020 baru dilakukan swab, karena ada gejala-gejala klinis yang menjurus ke Covid-19.

Jefri Hantar Welhelmus Lisnahan Penerima Program Bedah Rumah

Ditanyai, swab dari pasien itu diperiksa apakah di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof.W.Z.Johannes Kupang ataukah di Laboratorium RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, Chrisnawan mengatakan, karena pasiennya sudah suspek,maka swabnya langsung diperiksa di Laboratorium RSUD Umbu Rara Meha Waingapu.

"Sedangkan sampel hasil pelacakan orang yang pernah kontak dengan pasien ini akan dikirim ke Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof WZ Johannes Kupang dalam waktu dekat," katanya.

Dikatakan, selain ke-41 tenaga medis yang sudah dikarantinakan, tim gugus tugas juga sedang melacak pihak keluarga dan orang-orang yang diduga pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 tersebut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved